Tiwi Eks T2 Lahirkan Anak Kedua dengan Metode Gentle Birth, Apa Itu?
Rabu, 14 April 2021 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Lantas, apa itu metode gentle birth dan apa yang harus dipersiapkan sebelum melakukan proses persalinan tersebut?
Gentle birth merupakan suatu proses melahirkan yang tenang dan damai sehingga rasa sakit ibu saat melahirkan bisa lebih berkurang. Melansir laman Made For Mums, metode gentle birth telah dikembangkan pertama kali oleh dokter kandungan Dr Gowri Motha pada tahun 1980-an.
“Saya sangat yakin bahwa bayi tahu bagaimana cara dilahirkan dan terserah pada ibu untuk mempersiapkan dan membuat tubuhnya rileks,” kata Dr Motha.
Dia mengatakan, sebelum melahirkan dengan metode tersebut, calon ibu harus memiliki fisik atau tubuh yang bugar, lentur untuk persalinan, percaya diri, terkendali secara emosional, serta mampu memahami bagaimana mengelola tuntutan persalinan dan kelahiran.
Pada calon ibu yang masih bekerja, Dr Motha menyarankan untuk berhenti atau cuti selama beberapa minggu atau bulan sebelum melahirkan.
“Bekerja menyebabkan stres, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar hormon stres kortisol pada ibu dan juga menyebabkan stres pada bayi baru lahir. Ubah gaya hidup Anda dan berhenti bekerja sedini mungkin. Kemudian tubuh akan rileks dan menghasilkan lebih banyak hormon bermanfaat seperti relaxin, endorfin, dan hormon plasenta lain,” jelasnya.
Gentle birth merupakan suatu proses melahirkan yang tenang dan damai sehingga rasa sakit ibu saat melahirkan bisa lebih berkurang. Melansir laman Made For Mums, metode gentle birth telah dikembangkan pertama kali oleh dokter kandungan Dr Gowri Motha pada tahun 1980-an.
“Saya sangat yakin bahwa bayi tahu bagaimana cara dilahirkan dan terserah pada ibu untuk mempersiapkan dan membuat tubuhnya rileks,” kata Dr Motha.
Dia mengatakan, sebelum melahirkan dengan metode tersebut, calon ibu harus memiliki fisik atau tubuh yang bugar, lentur untuk persalinan, percaya diri, terkendali secara emosional, serta mampu memahami bagaimana mengelola tuntutan persalinan dan kelahiran.
Pada calon ibu yang masih bekerja, Dr Motha menyarankan untuk berhenti atau cuti selama beberapa minggu atau bulan sebelum melahirkan.
“Bekerja menyebabkan stres, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar hormon stres kortisol pada ibu dan juga menyebabkan stres pada bayi baru lahir. Ubah gaya hidup Anda dan berhenti bekerja sedini mungkin. Kemudian tubuh akan rileks dan menghasilkan lebih banyak hormon bermanfaat seperti relaxin, endorfin, dan hormon plasenta lain,” jelasnya.
Lihat Juga :