Membuat Dinding Bukan Sekadar Sekat Pembatas, Ini Tipsnya

loading...
Membuat Dinding Bukan Sekadar Sekat Pembatas, Ini Tipsnya
Foto: Sindonews doc
JAKARTA - Pembagian setiap ruang di dalam rumah, kantor, maupun jenis bangunan lain dilakukan dengan membuat dinding yang menjadi batas atau sekat dari satu ruang ke ruang yang lain. Rumah misalnya, terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, kamar, dapur, dan sebagainya.

Pembagian ruangan di dalam rumah dilakukan untuk memudahkan penghuninya dalam melakukan setiap aktivitas yang berbeda. Kegiatan menerima tamu, tidur, memasak, berkumpul dengan keluarga memerlukan ruangnya masing-masing. Umumnya dinding dibuat dengan bahan tembok beton atau papan kayu.

Selain fungsinya untuk membagi-bagi dan menyekat-nyekat ruangan, dinding juga bisa berfungsi ganda sebagai ornamen rumah. Sekurangnya kita bisa menghias atau membuat dekor-dekor tertentu pada dinding sehingga menghasilkan suasana atau rasa yang kita inginkan. Bisa berupa lukisan, atau warna-warna menarik untuk mengekspresikan kecenderungan hati penghuninya.

Untuk membuat dinding tembok atau kayu memerlukan keahlian khusus yang berbeda. Kita harus mempelajari teknik dan caranya dengan baik. Dinding tembok misalnya, kita harus tahu volume, yaitu ukuran tinggi dan ketebalannya. Menurut ahli bangunan, ketinggian tembok batu bata yang bisa dikerjakan sendiri adalah tidak lebih dari 1.2 meter.

Sebelum memulai pekerjaan, berikut ini langkah-langkahnya.



1. Memilih Semen
Setelah mengetahui bahan tembok batu bata, ketahui juga perekat yang pas untuk digunakan. Contohnya untuk bahan batu bata merah, dibutuhkan perekat yang jumlahnya cukup banyak lalu diikuti dengan plesteran agar hasilnya rata. Untuk batu bata behel, dibutuhkan perekat khusus yaitu semen instan yang biasanya harganya agak tinggi. Nah, hal- hal detail seperti ini harus turut jadi pertimbangan biaya dan pengerjaan.

2. Memlih Jenis Batu Bata.
Ada lima jenis batu bata umum yang sering digunakan dan harus dipilih sesuai kebutuhan, yaitu: batu bata merah, batako, batu bata hebel, batu bata berongga, batu bata custom atau purpose-made, alias dibuat sesuai kebutuhan unik dari bangunan.

3. Pola Pemasangan
Salah satu faktor dalam memasang tembok batu bata adalah pola atau bond. Umumnya tembok batu bata akan dipasang dengan pola selang seling untuk setiap lapisan yang berbeda. Ini supaya hasil kekuatan tembok batu bata semakin maksimal, di mana beban tumpukan saling menyokong dengan sempurna.

4. Persiapkan Perkakas
Cangkul untuk membuat adukan semen dan pasir, cetok dan sendok untuk menempelkan plesteran, benang dan paku untuk mengukur presisi saat pemasangan. Martil untuk menancapkan paku atau mematahkan batu bata, lot untuk mengukur kedataran, ondrong untuk meratakan adukan plester; jedar aluminium untuk meratakan adukan plester yang ditempelkan, benda lain seperti ember, ayakan pasir dan bak air juga harus sudah tersedia tentunya.

Untuk memfungsikan tembok bukan sekadar sekat atau pembatas, gunakan jenis batu interior dekoratif. Biasanya batu ini tersedia dalam bentuk blok tipis, seperti ubin, untuk mempermudah pemasangan dan pengaturannya. Tekstur batu dekoratif lebih teratur dari pada jenis batu yang lain, penyusunan batu dekoratif akan menghasilkan motif dinding yang indah.
Membuat Dinding Bukan Sekadar Sekat Pembatas, Ini Tipsnya

Nah, sekarang memilih semen yang tepat untuk tembok dan bangunan yang lain. Semen Gresik layak dipertimbangkan dengan berbagai alasan, yaitu:



a. Produk Nasional
Semen Gresik merupakan produk dalam negeri yang diciptakan tangan-tangan ahli dari dalam negeri. Memakai Semen Gresik berarti turut membangun dan mencintai produk nasional.

b. Ramah Lingkungan
Semen Gresik merupakan produk yang telah mendapatkan ISO 14001., menandakan bahwa Semen Gresik adalah produk yang ramah lingkungan.

c. Produk Andal
Keandalan Semen Gresik tak perlu diragukan lagi, karena Semen Gresik kuat tekan awal lebih tinggi ketika diaplikasikan pada tipe banguan apa pun
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top