Mengenal Pendarahan Otak yang Dialami Bassis Boomerang Hubert Henry
Sabtu, 24 April 2021 - 16:00 WIB
loading...
Hubert Henry. Foto/Instagram.
A
A
A
JAKARTA - Bassis Boomerang , Hubert Henry Limahelu meninggal dunia hari ini, Sabtu (24/4). Berdasarkan hasil pemeriksaan pemindaian (CT Scan), pria berusia 53 tahun tersebut diketahui meninggal dunia akibat pendarahan otak.
Merangkum dari Aurora Health Care, pendarahan otak kerap disebut juga dengan brain bleed. Kondisi ini bisa terjadi karena kecelakaan, tumor otak, stroke, atau tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kondisi bawaan atau kesehatan lainnya.
Pendarahan otak dapat mengurangi pengiriman oksigen ke otak. Kondisi ini menciptakan tekanan ekstra di otak, dan dapat membunuh sel-sel yang ada pada otak.
Baca Juga : Bassis Boomerang Hubert Henry Meninggal Dunia, Industri Musik Tanah Air Berduka
Oleh sebab itu, jika seseorang mengalami gejala pendarahan otak, sangat penting untuk mendapatkan perawatan secepat mungkin. Adapun gejala yang umum muncul pada pendarahan otak. Berikut ulasannya.
Merangkum dari Aurora Health Care, pendarahan otak kerap disebut juga dengan brain bleed. Kondisi ini bisa terjadi karena kecelakaan, tumor otak, stroke, atau tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kondisi bawaan atau kesehatan lainnya.
Pendarahan otak dapat mengurangi pengiriman oksigen ke otak. Kondisi ini menciptakan tekanan ekstra di otak, dan dapat membunuh sel-sel yang ada pada otak.
Baca Juga : Bassis Boomerang Hubert Henry Meninggal Dunia, Industri Musik Tanah Air Berduka
Oleh sebab itu, jika seseorang mengalami gejala pendarahan otak, sangat penting untuk mendapatkan perawatan secepat mungkin. Adapun gejala yang umum muncul pada pendarahan otak. Berikut ulasannya.
Lihat Juga :