Persiapan Hadapi Belajar Tatap Muka, Dr Reisa Ingatkan Pentingnya PHBS
Minggu, 25 April 2021 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai bahaya virus Covid-19, dr. Reisa menekankan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Mulai dari menjaga asupan gizi seimbang, mengkonsumsi cukup air putih,menjaga pola tidur, mengelola stress dengan melalukan berbagai hobi dan aktivitas, dan juga rutin berolahraga.
Untuk menangani Sars-Cov-2 sendiri, ia memparkan ada penambahan PHBS yang harus dilakukan yaitu protokol kesehatan 3M mencuci tangan, menjaga jarak dan juga memakai masker.
Ia juga berpesan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, seperti menjaga sirkulasi udara dengan baik, menjaga kebersihan dapur dan menerapkan protokol kedatangan bagi setiap anggota keluarga.
“Agar anak siap menghadapi Pembelajaran tatap muka, ajarkan prokes dengan baik. Bagi anak-anak yang susah pakai masker, dibiasakan terus-terusan, ajarkan anak cara cuci tangan, jaga jarak, meskipun bertemu sahabat kamu usahakan tetap jaga jarak dan pakai masker,” ucap dr Reisa.
Ia menambahkan bahwa sebaiknya jangan membuka masker di ruang kelas dan jika ingin makan kantin pun sebaiknya tidak dibuka dulu, dan makan di meja masing-masing antara 5-10 lalu pakai masker lagi jika ingin berinteraksi.
“Face shield itu hanya penambah, proteksi utama tetap masker, tidak boleh hanya dengan face shield saja karena penularan tetap melalui droplet. Penggunaan face shield boleh tapi disertai masker,” terang dr Reisa.
Untuk menangani Sars-Cov-2 sendiri, ia memparkan ada penambahan PHBS yang harus dilakukan yaitu protokol kesehatan 3M mencuci tangan, menjaga jarak dan juga memakai masker.
Ia juga berpesan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, seperti menjaga sirkulasi udara dengan baik, menjaga kebersihan dapur dan menerapkan protokol kedatangan bagi setiap anggota keluarga.
“Agar anak siap menghadapi Pembelajaran tatap muka, ajarkan prokes dengan baik. Bagi anak-anak yang susah pakai masker, dibiasakan terus-terusan, ajarkan anak cara cuci tangan, jaga jarak, meskipun bertemu sahabat kamu usahakan tetap jaga jarak dan pakai masker,” ucap dr Reisa.
Ia menambahkan bahwa sebaiknya jangan membuka masker di ruang kelas dan jika ingin makan kantin pun sebaiknya tidak dibuka dulu, dan makan di meja masing-masing antara 5-10 lalu pakai masker lagi jika ingin berinteraksi.
“Face shield itu hanya penambah, proteksi utama tetap masker, tidak boleh hanya dengan face shield saja karena penularan tetap melalui droplet. Penggunaan face shield boleh tapi disertai masker,” terang dr Reisa.
Lihat Juga :