Jangan Abaikan Imunisasi Rutin Anak Meski Pandemi Covid-19
Selasa, 27 April 2021 - 05:10 WIB
loading...
Jangan Abaikan Imunisasi Rutin Anak Meski Pandemi Covid-19. Foto/The Communitation Initiative Network.
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 juga berimbas pada jadwal imunisasi anak . Tidak sedikit orang tua yang ragu membawa anaknya ke rumah sakit atau puskesmas untuk melakukan imunisasi karena takut tertular virus yang sudah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia ini.
Imunisasi merupakan layanan kesehatan yang penting untuk melindungi orang-orang yang rentan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Memberikan imunisasi secara tepat waktu, orang-orang tersebut dan masyarakat dapat tetap terlindungi dan kemungkinan terjadinya wabah PD3I berkurang.
Dokter Spesialis Anak/ITAGI, Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA (K), Msi menyatakan semua negara mengakui imunisasi itu aman dan bermanfaat, untuk mencegah sakit berat, cacat, dan kematian.
“Oleh karena itu, negara-negara berusaha memberikan vaksin gratis kepada rakyatnya, supaya bayi balita anak hingga remaja terhindar dari kesakitan dan kematian,” ujar Prof. Soedjatmiko beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Benarkan Konsumsi Bawang Putih Bisa Ubah Hasil Tes Covid-19 Jadi Negatif? Cek Faktanya!
Penyakit seperti difteri, campak, pneumonia, masih ada dan perlu ditekan penularannya. Sebelum pandemi Covid-19, banyak bayi yang terancam oleh penyakit tersebut. Sementara di masa pandemi Covid-19 seolah-olah penyakit tersebut berkurang.
“Tapi sebenarnya apabila vaksinasi tidak dilakukan lengkap, terutama bagi bayi-bayi yang lahir sejak tahun 2020, bisa berpotensi ada wabah baru selain Covid-19," jelas Prof. Soedjatmiko.
Imunisasi merupakan layanan kesehatan yang penting untuk melindungi orang-orang yang rentan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Memberikan imunisasi secara tepat waktu, orang-orang tersebut dan masyarakat dapat tetap terlindungi dan kemungkinan terjadinya wabah PD3I berkurang.
Dokter Spesialis Anak/ITAGI, Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA (K), Msi menyatakan semua negara mengakui imunisasi itu aman dan bermanfaat, untuk mencegah sakit berat, cacat, dan kematian.
“Oleh karena itu, negara-negara berusaha memberikan vaksin gratis kepada rakyatnya, supaya bayi balita anak hingga remaja terhindar dari kesakitan dan kematian,” ujar Prof. Soedjatmiko beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Benarkan Konsumsi Bawang Putih Bisa Ubah Hasil Tes Covid-19 Jadi Negatif? Cek Faktanya!
Penyakit seperti difteri, campak, pneumonia, masih ada dan perlu ditekan penularannya. Sebelum pandemi Covid-19, banyak bayi yang terancam oleh penyakit tersebut. Sementara di masa pandemi Covid-19 seolah-olah penyakit tersebut berkurang.
“Tapi sebenarnya apabila vaksinasi tidak dilakukan lengkap, terutama bagi bayi-bayi yang lahir sejak tahun 2020, bisa berpotensi ada wabah baru selain Covid-19," jelas Prof. Soedjatmiko.
Lihat Juga :