Wanita Arab Ini Jadi yang Pertama Berhasil Taklukkan Gunung Everest
Rabu, 28 April 2021 - 02:32 WIB
loading...
Raha, wanita Arab pertama yang berhasil taklukkan Gunung Everest. Foto/IG @nasdaily
A
A
A
JAKARTA - Seorang wanita Arab berhasil menjadi yang pertama dari negaranya yang menaklukkan gunung tertinggi di dunia, Mount Everest. Tak hanya itu, ia juga menjadi orang termuda di Arab yang berani melakukan aksi tersebut.
Wanita tersebut bernama Raha, yang berasal dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Di saat para wanita Arab diberi aturan untuk tetap berada di rumah, namun Raha memilih menaklukkan gunung tertinggi di dunia, yang belum pernah dilakukan oleh para wanita di negaranya.
Baca Juga: Film-Film Pemenang Oscar Ini Angkat Tema yang Antimainstream
“Saya ingat ketika pertama kali mulai berbicara kepada orang bahwa saya ingin mendaki, tidak ada yang percaya saya bisa melakukannya. Semuanya memandang negatif, dan ayah saya tidak memberi izin,” terang Raha, seperti dikutip dari Nas Daily, Selasa (27/4).
Meski demikian, Raha akhirnya berhasil meyakinkan sang ayah dengan keputusannya. Jadi Raha mulai mengumpulkan uang dan berlatih untuk menyelesaikan misinya. Ia berjalan dengan jarak yang jauh menggunakan sepatu yang berat. Dia juga membawa tas ransel seberat 25 kilogram dan membuat dirinya semakin kuat setiap hari.
“Saya terus melatih tubuh dan mental saya. Sebab, mental yang kuat adalah hal terpenting untuk menyelesaikan misi,” terang Raha.
Pada awalnya, mendaki gunung tertinggi di dunia tidaklah mudah. Anda dapat membayangkan, terutama ketika Anda berasal dari wilayah gurun pasir dan agar menuju puncak, seseorang harus menghadapi badai salju serta suhu yang sangat rendah. Kondisi ini akan membuat seseorang menjadi lemah, sakit, atau bahkan meninggal dunia.
Wanita tersebut bernama Raha, yang berasal dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Di saat para wanita Arab diberi aturan untuk tetap berada di rumah, namun Raha memilih menaklukkan gunung tertinggi di dunia, yang belum pernah dilakukan oleh para wanita di negaranya.
Baca Juga: Film-Film Pemenang Oscar Ini Angkat Tema yang Antimainstream
“Saya ingat ketika pertama kali mulai berbicara kepada orang bahwa saya ingin mendaki, tidak ada yang percaya saya bisa melakukannya. Semuanya memandang negatif, dan ayah saya tidak memberi izin,” terang Raha, seperti dikutip dari Nas Daily, Selasa (27/4).
Meski demikian, Raha akhirnya berhasil meyakinkan sang ayah dengan keputusannya. Jadi Raha mulai mengumpulkan uang dan berlatih untuk menyelesaikan misinya. Ia berjalan dengan jarak yang jauh menggunakan sepatu yang berat. Dia juga membawa tas ransel seberat 25 kilogram dan membuat dirinya semakin kuat setiap hari.
“Saya terus melatih tubuh dan mental saya. Sebab, mental yang kuat adalah hal terpenting untuk menyelesaikan misi,” terang Raha.
Pada awalnya, mendaki gunung tertinggi di dunia tidaklah mudah. Anda dapat membayangkan, terutama ketika Anda berasal dari wilayah gurun pasir dan agar menuju puncak, seseorang harus menghadapi badai salju serta suhu yang sangat rendah. Kondisi ini akan membuat seseorang menjadi lemah, sakit, atau bahkan meninggal dunia.
Lihat Juga :