Menyibak Keajaiban Allah SWT Bekerja, dalam Surah Al Kahfi
Jum'at, 22 Mei 2020 - 03:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca : Rezeki Terhalang karena Banyaknya Dosa, Obatnya Istigfar dan Bertobat
Memperhatikan dan mempelajari kisah Ashabul Kahfi yang tertulis dalam Al Quran, episode demi episode, maka kita akan dapat melihat dan menyelami bagaimana keajaiban Allah SWT, bekerja kepada sekelompok pemuda sholeh, yang karena kesholehannya itu maka Allah memberikan anugerah berupa keajaiban bagi sekelompok pemuda ini.
Pertama, mereka Allah arahkan untuk memasuki sebuah gua. Kemudian beristirahat di sana hingga tertidur. Lantas ketika terbangun, mereka merasa dan mengira hanya tertidur sepanjang hari saja. Sebagaimana Allah jelaskan dalam surat Al-Kahfi ayat 19 yang berbunyi :
“Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorangnya, “Sudah berapa lamakah kamu berada di sini?” Mereka menjawab, “Kita di sini sehari atau setengah hari.” Berkata yang lain, “Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada.” (QS. Al-Kahfi : 19).
Ayat tersebut di atas menjelaskan sekaligus sebagai bukti bahwa para pemuda itu hanya merasakan tidur sebentar saja, tidak terlalu lama. Padahal pada kenyataanya, mereka telah Allah tidurkan selama ratusan tahun, yaitu lebih dari 300 tahun, tanpa sedikitpun mereka rasakan. Tidak pula terjadi perubahan pada fisik mereka, akibat tertidur dalam jangka waktu selama itu.
Memperhatikan dan mempelajari kisah Ashabul Kahfi yang tertulis dalam Al Quran, episode demi episode, maka kita akan dapat melihat dan menyelami bagaimana keajaiban Allah SWT, bekerja kepada sekelompok pemuda sholeh, yang karena kesholehannya itu maka Allah memberikan anugerah berupa keajaiban bagi sekelompok pemuda ini.
Pertama, mereka Allah arahkan untuk memasuki sebuah gua. Kemudian beristirahat di sana hingga tertidur. Lantas ketika terbangun, mereka merasa dan mengira hanya tertidur sepanjang hari saja. Sebagaimana Allah jelaskan dalam surat Al-Kahfi ayat 19 yang berbunyi :
“Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorangnya, “Sudah berapa lamakah kamu berada di sini?” Mereka menjawab, “Kita di sini sehari atau setengah hari.” Berkata yang lain, “Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada.” (QS. Al-Kahfi : 19).
Ayat tersebut di atas menjelaskan sekaligus sebagai bukti bahwa para pemuda itu hanya merasakan tidur sebentar saja, tidak terlalu lama. Padahal pada kenyataanya, mereka telah Allah tidurkan selama ratusan tahun, yaitu lebih dari 300 tahun, tanpa sedikitpun mereka rasakan. Tidak pula terjadi perubahan pada fisik mereka, akibat tertidur dalam jangka waktu selama itu.
Lihat Juga :