De Malond Bandung, Sajikan Sensasi Kelezatan Hidangan Manuk Londo

Sabtu, 01 Mei 2021 - 18:00 WIB
loading...
De Malond Bandung, Sajikan...
De Malond Bandung, Sajikan Sensasi Kelezatan Hidangan Manuk Londo. Foto/Agung Bakti Sarasa.
A A A
BANDUNG - Para penikmat kuliner tentunya sudah tidak asing lagi dengan sajian daging ayam atau bebek yang menggugah selera. Namun, bagaimana dengan kelezatan daging manuk londo?

Manuk londo atau yang lebih dikenal dengan sebutan malon itu kini mulai dikenal sebagai hidangan istimewa. Selain memiliki tekstur daging yang lebih lembut, malon pun menawarkan sensasi lain saat menikmatinya.

Meski begitu, tidak banyak resto yang khusus menawarkan hidangan spesial tersebut. Bahkan, sebagai salah satu kiblat kuliner Tanah Air, Bandung sekalipun belum memiliki resto yang khusus menyajikan kelezatan daging malon.

Di lain sisi, masyarakat mulai banyak yang memburu daging hasil persilangan burung puyuh lokal dan buruh puyuh asal Prancis yang dikenal dengan nama french quail itu. Peluang itulah yang kemudian dilirik oleh De Malond.

Baca Juga : 3 Rekomendasi Makanan Jawa Timur untuk Buka Puasa, Ada Rawon

De Malond Bandung, Sajikan Sensasi Kelezatan Hidangan Manuk Londo


Berlokasi di Jalan Bengawan, Cihapit, Kota Bandung, De Malond bisa disebut sebagai pelopor hidangan daging malon di Bandung. Bahkan, De Malond menawarkan beragam menu daging malon yang lezat.

Sedikitnya 10 menu daging malon dihadirkan, mulai dari malon geprek, malon cabai garam, malon bakar, malon lada hitam, hingga malon salted egg, dan lainnya.

"Masyarakat memang banyak yang menyukai daging ayam atau bebek, tapi untuk resto yang menyajikan ayam dan bebek sudah banyak. Kalau daging malon kan belum ada di Bandung," ungkap Yovita Liza, owner Malond Resto, Sabtu (1/5).

Apalagi, lanjut Liza, masyarakat kini sudah mulai banyak yang memburu kelezatan daging malon. Selain menawarkan sensasi lain saat menikmatinya, kata Liza, daging malon lebih empuk. Bahkan, daging malon lebih menyehatkan karena rendah kolesterol.

Baca Juga : Resep Kue Lebaran Nastar Ekonomis ala Chef Stefani Horison

"Sebelum membuka De Malond, kita memang buka resto Sunda di rest area dan daging malon jadi salah satu menunya. Ternyata, banyak masyarakat yang suka, akhirnya kita putuskan untuk buka resto yang khusus menyajikan daging malon," kata Liza.

Meski terbilang nekat membuka usaha resto di tengah pandemi yang belum berakhir, namun dengan kelezatan dan sensasi yang dimiliki daging malon, Liza optimistis hidangan daging malonnya bakal diterima warga Bandung, termasuk wisatawan yang berkunjung ke Bandung.

Liza menambahkan, restonya baru sebulan dibuka. Namun, antusiasme pecinta kuliner untuk menikmati kelezatan daging malon cukup menggembirakan, baik yang datang langsung ke restonya maupun melalui pesanan online.

"Harganya relatif terjangkau. Pecinta ayam atau bebek yang sudah bosan bisa beralih menikmati daging malon yang empuk dan rendah kolesterol ini," ujar Liza.

Baca Juga : Kaya Gizi dan Lezat, Camilan Cumi Raksasa Pilihan Unik untuk Buka Puasa

Sementara itu, Chef De Malond, Nanang mengungkapkan, tidak semua orang bisa mengolah daging malon. Restonya, Nanang menjelaskan, memiliki cara khusus untuk mengolah daging malon menjadi hidangan yang lezat dan tentunya tanpa bau amis.

Menurutnya, untuk mendapatkan daging malon yang empuk tanpa bau amis, daging malon harus direbus terlebih dahulu sebelum dibumbui. Setelah selesai direbus, daging malon kemudian diungkep kembali bersama bumbu dan rempah-rempah dan diolah sesuai menu pilihan.

"Kalau tidak bisa mengolahnya dengan baik, daging akan tercium bau amis atau alot," jelas Nanang.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Solusi Praktis Restoran...
Solusi Praktis Restoran Modern: Kelola Semua Pesanan Daring Cukup dari Satu Layar
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Perjalanan Usaha Kuliner...
Perjalanan Usaha Kuliner Lokal yang Berawal dari Gerobak Kaki Lima
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Menjelajah Rasa Surabaya...
Menjelajah Rasa Surabaya lewat Deretan Kuliner Legendaris Pilihan ShopeeFood
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Mahasiswa IP Trisakti...
Mahasiswa IP Trisakti Raih 3 Medali di Salon Culinaire Bali 2026
Rekomendasi
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Berita Terkini
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan...
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan Jadi Artis K-Pop dengan Wajah Tercantik, Aksi Donasinya Ikut Disorot
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Tegaskan Kerja Sama Hanya Barter Fasilitas Umrah
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Infografis
5 Politeknik Terakreditasi...
5 Politeknik Terakreditasi Unggul BAN-PT, Dua Ada di Bandung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved