Video Konser Musik Tanpa Prokes di Jaksel Viral, Satgas Segera Tindak Penyelenggara
Senin, 03 Mei 2021 - 20:40 WIB
loading...
Konser musik Manggung di Pasar Ramadhan disinyalir langgar prokes COVID-19. Foto/Twitter @pakarkampanye
A
A
A
JAKARTA - Video konser musik tanpa menerapkan protokol kesehatan viral di media sosial. Diketahui, konser bertajuk “Manggung di Pasar Ramadhan” ini mengambil lokasi di CIBIS Park, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), dan berlangsung pada Sabtu (1/5).
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito meminta Satgas Daerah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan evaluasi.
Baca Juga: Jumlah Kabupaten dan Kota Kategori Berisiko Meningkat Imbas Lonjakan Kasus COVID-19
“Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi Satgas COVID-19 Daerah untuk lebih bertindak antisipatif, tidak hanya reaktif,” ungkap Wiku dalam keterangannya, Senin (3/5).
Wiku juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyelenggarakan kegiatan ataupun acara yang tak bisa mengendalikan protokol kesehatan. Pasalnya, dari video yang beredar, tampak masyarakat dengan bebas berkerumun menikmati musik tanpa menjaga jarak.
“Mohon kepada penyelenggara acara agar tidak menyelenggarakan acara yang jelas-jelas tidak mampu dikendalikan protokol kesehatannya,” tandas Wiku.
Selain itu, Wiku memastikan bahwa penyelenggara acara tersebut akan dimintai pertanggungjawaban karena telah membahayakan kesehatan masyarakat. “Penyelenggara akan dimintai pertanggungjawaban publik atas kegiatan yang membahayakan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito meminta Satgas Daerah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan evaluasi.
Baca Juga: Jumlah Kabupaten dan Kota Kategori Berisiko Meningkat Imbas Lonjakan Kasus COVID-19
“Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi Satgas COVID-19 Daerah untuk lebih bertindak antisipatif, tidak hanya reaktif,” ungkap Wiku dalam keterangannya, Senin (3/5).
Wiku juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyelenggarakan kegiatan ataupun acara yang tak bisa mengendalikan protokol kesehatan. Pasalnya, dari video yang beredar, tampak masyarakat dengan bebas berkerumun menikmati musik tanpa menjaga jarak.
“Mohon kepada penyelenggara acara agar tidak menyelenggarakan acara yang jelas-jelas tidak mampu dikendalikan protokol kesehatannya,” tandas Wiku.
Selain itu, Wiku memastikan bahwa penyelenggara acara tersebut akan dimintai pertanggungjawaban karena telah membahayakan kesehatan masyarakat. “Penyelenggara akan dimintai pertanggungjawaban publik atas kegiatan yang membahayakan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Lihat Juga :