Imbas Tsunami COVID-19 di India, Puluhan Jenazah Terdampar di Sungai Gangga
Rabu, 19 Mei 2021 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun Presiden AS Joe Biden telah mengirimkan bahan baku vaksin yang sangat dibutuhkan ke India dan berjanji untuk mengekspor vaksin AstraZeneca, akan butuh waktu lama bagi India untuk menyusul. Sebab, hanya 2,8% dari populasi yang telah divaksinasi penuh sejak 12 Mei 2021.
Gelombang pertama COVID-19 di India mencapai puncaknya pada September 2020. Kondisi tersebut sangat parah pada saat gelombang itu mulai menghilang, hampir 100.000 orang telah meninggal di seluruh negeri, menurut statistik resmi.
Hal memprihatinkan lain terjadi di negara-negara Afrika yang berpenduduk padat. Varian B1617 telah dilaporkan di Angola, Rwanda, dan Maroko. Wabah baru juga mengancam untuk menggagalkan rencana pemulihan ekonomi paska pandemi.
Baca Juga: Usai Libur Panjang, Kenaikan Kasus Covid-19 Akan Terlihat Setelah 2-3 Minggu
Sektor pariwisata penting Nepal terhenti pada 2020. Sebagai ganti rugi, negara Himalaya tersebut menyetujui sejumlah izin pendakian untuk Mount Everest tahun ini, yang berarti Base Camp pendakian dipadati sekitar 1.300 pendaki dan staf pendukung.
Gelombang pertama COVID-19 di India mencapai puncaknya pada September 2020. Kondisi tersebut sangat parah pada saat gelombang itu mulai menghilang, hampir 100.000 orang telah meninggal di seluruh negeri, menurut statistik resmi.
Hal memprihatinkan lain terjadi di negara-negara Afrika yang berpenduduk padat. Varian B1617 telah dilaporkan di Angola, Rwanda, dan Maroko. Wabah baru juga mengancam untuk menggagalkan rencana pemulihan ekonomi paska pandemi.
Baca Juga: Usai Libur Panjang, Kenaikan Kasus Covid-19 Akan Terlihat Setelah 2-3 Minggu
Sektor pariwisata penting Nepal terhenti pada 2020. Sebagai ganti rugi, negara Himalaya tersebut menyetujui sejumlah izin pendakian untuk Mount Everest tahun ini, yang berarti Base Camp pendakian dipadati sekitar 1.300 pendaki dan staf pendukung.
(tsa)
Lihat Juga :