Adakah Beda Paparan COVID-19 Pertama dan Kedua seperti Dialami Paula Verhoeven? Ini Penjelasan Dokter
Minggu, 23 Mei 2021 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Fajri melanjutkan, soal penyembuhannya tergantung level keparahan si pasien. Contoh, untuk orang tanpa gejala (OTG) seperti Paula, cukup minum vitamin dan istirahat, serta tak lupa untuk isolasi mandiri. Namun, lain halnya jika pasien mengalami gejala yang berat. Maka harus segera dibawa ke rumah sakit. Nantinya semua akan diperiksa seperti pembuluh, sirkulasi, dan peredaran darahnya.
Selain itu perlu diketahui bahwa seseorang yang terpapar COVID-19, gejala dan reaksi yang ditimbulkan sama. Akan tetapi, ada kemungkinan virus yang masuk ini lebih parah atau tidak setelah orang itu divaksin.
"Di situ mungkin yang beda adalah ketika divaksin, terus dia sakit cukup berat. Itu harus mungkin curiga, sebagai referensi untuk varian baru itu paling hebat," terangnya.
Baca Juga: Anak Atta Halilintar Datang di Mimpi sang Kakek, Titip Pesan Ini buat Orangtuanya
Dokter Fajri menyimpulkan bahwa antara orang yang terpapar COVID-19 yang pertama dan kedua tidak ada bedanya. Keduanya sama-sama akan menimbulkan reaksi serupa, sehingga penanganan yang paling utama yaitu menjaga sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan kualitas kewaspadaan terhadap COVID-19.
Selain itu perlu diketahui bahwa seseorang yang terpapar COVID-19, gejala dan reaksi yang ditimbulkan sama. Akan tetapi, ada kemungkinan virus yang masuk ini lebih parah atau tidak setelah orang itu divaksin.
"Di situ mungkin yang beda adalah ketika divaksin, terus dia sakit cukup berat. Itu harus mungkin curiga, sebagai referensi untuk varian baru itu paling hebat," terangnya.
Baca Juga: Anak Atta Halilintar Datang di Mimpi sang Kakek, Titip Pesan Ini buat Orangtuanya
Dokter Fajri menyimpulkan bahwa antara orang yang terpapar COVID-19 yang pertama dan kedua tidak ada bedanya. Keduanya sama-sama akan menimbulkan reaksi serupa, sehingga penanganan yang paling utama yaitu menjaga sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan kualitas kewaspadaan terhadap COVID-19.
(tsa)
Lihat Juga :