Nonton Film Nussa Bareng Keluarga, Sandiaga Uno Puji Animator Tanah Air

loading...
Nonton Film Nussa Bareng Keluarga, Sandiaga Uno Puji Animator Tanah Air
Bersama istri, Nur Asia Uno dan anak bungsunya Sulaiman, serta sahabat-sahabatnya, Menparekraf Sandi pergi nonton ke bioskop. / Foto: ilustrasi/kontributor MPI
JAKARTA - Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu di akhir pekan. Bisa piknik ke destinasi wisata terdekat, hingga nonton film di bioskop bersama keluarga dan teman dekat.

Baca juga: Memprihatinkan! Jumlah Perokok Indonesia 3 Terbesar di Dunia

Kegiatan tersebut sebagaimana yang dilakukan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno pada akhir pekan lalu. Bersama istri, Nur Asia Uno dan anak bungsunya Sulaiman, serta sahabat-sahabatnya, Menparekraf Sandi pergi nonton ke bioskop.

"Saya mengajak Nur Asia Uno dan si bungsu Sulaiman, juga sahabat-sahabat saya, bro Erick Thohir dan Mas Triawan Munaf untuk menonton film animasi Nussa, karya anak bangsa kita sendiri," ungkap Sandiaga melalui keterangan persnya, Senin (31/5).

Sandi pun memberikan pujiannya terhadap kualitas animasi film Nussa yang menurutnya sudah berkelas dunia. Boleh dikatakan sejajar dengan kualitas animasi Hollywood.

Dia berkomitmen untuk mencetak animator-animator andal di Tanah Air dengan memperbanyak pelatihan. "Bangga dan salut. Makin optimistis akan masa depan industri animasi Indonesia," tukasnya.



"Untuk itu kami di Kemenparelraf akan ciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya dengan mencetak animator-animator hebat melalui pelatihan-pelatihan yang berkualitas," katanya lagi.

Tak hanya mendukung film animasi karya anak bangsa, kedatangan Sandi ke bioskop juga sekaligus mendorong kampanye kembali ke bioskop. Dia mengatakan, tidak perlu takut untuk menonton di bioskop. Protokol kesehatannya diterapkan dengan sangat baik.

Baca juga: 4 Tips Cara Mengatasi Rasa Jenuh Saat WFH

"Kedatangan kalian ke bioskop akan membantu menggeliatkan kembali industri perfilman, menyelamatkan lapangan kerja bagi puluhan ribu pekerja film sehingga terwujud ekonomi yang berkeadilan," tutupnya.
(nug)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top