Jelang Dimulai Sekolah Tatap Muka, Ini Saran Para Ahli Kesehatan
Senin, 07 Juni 2021 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Sampai saat ini, kasus anak pada kejadian Covid-19 memang tak begitu banyak terdengar, kalau si anak tak memiliki komorbid. Padahal, banyak kasus orang dewasa terpapar Covid-19 karena virusnya dibawa oleh anak-anak.
"Jadi, anak-anak memang terkesan tak banyak yang sakit, tapi mereka membawa virus, sehingga jika ingin sekolah tatap muka, harus dengan peraturan yang sangat ketat mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi," saran Prof Menaldi.
Jika pilihan daring masih memungkinkan untuk dilakukan, sambung Prof Menaldi, maka lakukan sekolah daring dulu saja. "Selama peta virusnya belum jelas, ada baiknya sekolah daring saja jika memungkinkan," sambung Prof Menaldi.
Baca Juga : Peneliti Temukan Pare Bisa Bantu Obati Penyakit Kanker
Sejalan dengan Prof Menaldi, Ahli Kesehatan Prof Ari Fahrial Syam memiliki pandangan yang tak jauh berbeda. Namun, ada sedikit tambahan yang menurutnya penting juga sebagai upaya pencegahan penyebaran virus di antara murid dan guru, serta pihak lain yang akan terlibat dalam sekolah tatap muka.
"Adalah vaksinasi. Ya, ada baiknya sebelum sekolah tatap muka berlangsung, semua guru sudah divaksinasi Covid-19. Sebab, tak bisa dipungkiri penurunan kasus yang terjadi belakangan ini pun ada peran vaksinasi di dalamnya. Bahkan, nantinya anak-anak pun bisa divaksin dan ini akan semakin kuat melawan Covid-19," tambah Prof Ari.
"Jadi, anak-anak memang terkesan tak banyak yang sakit, tapi mereka membawa virus, sehingga jika ingin sekolah tatap muka, harus dengan peraturan yang sangat ketat mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi," saran Prof Menaldi.
Jika pilihan daring masih memungkinkan untuk dilakukan, sambung Prof Menaldi, maka lakukan sekolah daring dulu saja. "Selama peta virusnya belum jelas, ada baiknya sekolah daring saja jika memungkinkan," sambung Prof Menaldi.
Baca Juga : Peneliti Temukan Pare Bisa Bantu Obati Penyakit Kanker
Sejalan dengan Prof Menaldi, Ahli Kesehatan Prof Ari Fahrial Syam memiliki pandangan yang tak jauh berbeda. Namun, ada sedikit tambahan yang menurutnya penting juga sebagai upaya pencegahan penyebaran virus di antara murid dan guru, serta pihak lain yang akan terlibat dalam sekolah tatap muka.
"Adalah vaksinasi. Ya, ada baiknya sebelum sekolah tatap muka berlangsung, semua guru sudah divaksinasi Covid-19. Sebab, tak bisa dipungkiri penurunan kasus yang terjadi belakangan ini pun ada peran vaksinasi di dalamnya. Bahkan, nantinya anak-anak pun bisa divaksin dan ini akan semakin kuat melawan Covid-19," tambah Prof Ari.
(dra)
Lihat Juga :