Hati-Hati, Kebiasaan Buruk Recehmu Bisa Tergolong Self-Sabotage!

Rabu, 09 Juni 2021 - 21:03 WIB
loading...
A A A
Menurut terapis Maury Joseph mengutip dari Healthline , sabotase diri terjadi ketika kita beradaptasi pada sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan. Misalnya kita tidak pernah merasa diperhatikan kecuali kalau orang tua kita marah, maka kita akan menganggap dimarahi adalah hal yang menyenangkan. Jika hal ini dibiarkan, maka kita akan terus menganggap jika marah adalah emosi yang paling menarik.

Selain itu, self-sabotage juga bisa terjadi karena dinamika hubungan masa lalu. Misalnya kalau kita pernah punya hubungan yang buruk. Katakanlah pasangan kita pada masa lalu suka melakukan kekerasan, akibatnya kita mungkin tidak merasa mampu berbicara untuk membela diri sendiri. Kebiasaan bungkam itu membuat kita tidak belajar mengadvokasi kebutuhan diri sendiri.

Baca Juga: 11 Cara Instingmu sedang 'Berbicara' Padamu

Selanjutnya, perasaan takut gagal. Hal ini bisa terjadi ketika muncul perasaan ingin menghindari kegagalan dengan tidak mencoba. Saat tidak mencoba, kita tidak bisa gagal, bukan? Pikiran itulah yang menguasai alam bawah sadar kita hingga menyabotase diri sendiri. Secara sederhana, hal ini dimaknai dengan motivasi untuk tidak mengalami kegagalan atau tidak terkejut saat gagal.

Terakhir adalah kebutuhan untuk kontrol diri. Sebuah kebutuhan untuk kontrol diri ini digunakan untuk mengendalikan situasi. Saat memegang kendali, kita mungkin akan merasa aman, kuat, dan siap menghadapi apa pun yang menghadang. Akan tetapi, hal itu tidak selamanya baik karena punya dampak tidak bagus untuk kesehatan emosional kita.

CARA MENGATASI PERILAKU SELF-SABOTAGE

Hati-Hati, Kebiasaan Buruk Recehmu Bisa Tergolong Self-Sabotage!

Foto: Shutterstock
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Pentingnya Psikologi...
Pentingnya Psikologi Pengendalian Diri dalam Dunia Trading
Rekomendasi
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istitha’ah Kesehatan Jadi PR
Berita Terkini
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Viral! Petisi Cancel...
Viral! Petisi Cancel Sarwendah Tembus 27 Ribu Tanda Tangan
Taylor Swift Ungkap...
Taylor Swift Ungkap Alasan Tak Memakai Bridesmaids di Hari Pernikahannya
Jadi Pemeran Utama Film...
Jadi Pemeran Utama Film Foufo, Tretan Muslim Ungkap Misi Film Ini
Inayah Wahid Debut di...
Inayah Wahid Debut di Film Foufo, Sempat Mengira Judulnya Fufufafa
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved