Terdapat Kasus Gizi Buruk, Kesehatan Anak-Anak Baduy Masih Perlu Perhatian
Jum'at, 11 Juni 2021 - 19:07 WIB
loading...
Sepanjang 2020, terdapat 11 balita dengan gizi buruk, hal itu menunjukkan status kesehatan anak-anak masyarakat Baduy masih perlu diperhatikan. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Berperawakan ramping dan jarang terlihat gemuk, kuat dan jarang terlihat sakit, demikianlah gambaran umum suku Baduy dituliskan Faisal Anwar dan Hadi Riyadi yang terangkum dalam Jurnal Gizi dan Pangan IPB berjudul Status Gizi dan Status Kesehatan Suku Baduy. Bahkan, hingga awal 2021, setahun pandemi, tidak ada catatan kasus Covid-19, baik di Baduy Luar maupun Baduy Dalam. Padahal, kedua kawasan ini merupakan destinasi wisata yang tetap ramai dikunjungi wisatawan di masa pandemi.
Baca juga: Akan Dicerai Vicky Prasetyo, Kalina Ocktaranny Tinggalkan Rumah
Hal ini sungguh mencengangkan. Mungkin sudah ada yang terkena, tetapi tidak bergejala atau hanya ringan saja, karena imunitas mereka terbilang baik. Maka tidak heran bila banyak yang mengatakan masyarakat Baduy adalah orang-orang dengan tubuh yang sehat.
Namun, apakah kondisi tersebut juga menggambarkan kesehatan anak-anak ? Faktanya, sepanjang 2020, terdapat 11 balita dengan gizi buruk. Hal ini menunjukkan status kesehatan anak-anak masyarakat Baduy masih perlu diperhatikan.
Adalah Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS), pada awal Juni 2021 berkesempatan melakukan penelusuran ke sejumlah desa di kawasan Baduy. Terdapat 2 desa di Baduy Luar yaitu Ciboleger yang juga merupakan pintu masuk wisatawan ke Baduy serta Ciemes, kampung terdekat dari pintu masuk jalur Nanggerang yang menjadi sasaran penelusuran dan edukasi gizi. Sementara, untuk Baduy Dalam, yang dituju adalah kampung Cibeo yang juga kerap menjadi tujuan wisatawan.
Baca juga: Akan Dicerai Vicky Prasetyo, Kalina Ocktaranny Tinggalkan Rumah
Hal ini sungguh mencengangkan. Mungkin sudah ada yang terkena, tetapi tidak bergejala atau hanya ringan saja, karena imunitas mereka terbilang baik. Maka tidak heran bila banyak yang mengatakan masyarakat Baduy adalah orang-orang dengan tubuh yang sehat.
Namun, apakah kondisi tersebut juga menggambarkan kesehatan anak-anak ? Faktanya, sepanjang 2020, terdapat 11 balita dengan gizi buruk. Hal ini menunjukkan status kesehatan anak-anak masyarakat Baduy masih perlu diperhatikan.
Adalah Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS), pada awal Juni 2021 berkesempatan melakukan penelusuran ke sejumlah desa di kawasan Baduy. Terdapat 2 desa di Baduy Luar yaitu Ciboleger yang juga merupakan pintu masuk wisatawan ke Baduy serta Ciemes, kampung terdekat dari pintu masuk jalur Nanggerang yang menjadi sasaran penelusuran dan edukasi gizi. Sementara, untuk Baduy Dalam, yang dituju adalah kampung Cibeo yang juga kerap menjadi tujuan wisatawan.
Lihat Juga :