Hati-Hati! Ahli Sebut Gejala Infeksi Varian Delta COVID-19 Akan Lebih Sakit
Senin, 14 Juni 2021 - 14:24 WIB
loading...
Foto Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ahli Kesehatan Prof. Ari Fahrial Syam menegaskan bahwa efek samping dari paparan varian delta lebih sakit dari COVID-19 biasa. Seluruh masyarakat diminta untuk semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Ia pun menjelaskan, saat ini penyebaran varian delta di Indonesia semakin masif, sehingga diperlukan kewaspadaan dari semua masyarakat tanpa terkecuali.
Baca Juga: Vaksinasi Turunkan Kasus Harian namun Belum Mampu Halau Varian COVID-19
"Barusan lihat di website GISAID untuk update kasus mutasi, ternyata dalam 4 minggu terakhir terjadi peningkatan 51,4% kasus varian delta di Indonesia. Gejala sakit pasien lebih berat dari virus sebelumnya," terang Prof. Ari dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal, Senin (14/6).
Ada beberapa gejala yang menjadi kekhasan dari varian delta ini dan dinilai lebih sakit dari virus sebelumnya. Yaitu meningkatnya risiko kehilangan pendengaran, nyeri ulu hati, dan mual. Dengan kondisi tersebut, pasien memerlukan perawatan lebih intens di rumah sakit.
Ia pun menjelaskan, saat ini penyebaran varian delta di Indonesia semakin masif, sehingga diperlukan kewaspadaan dari semua masyarakat tanpa terkecuali.
Baca Juga: Vaksinasi Turunkan Kasus Harian namun Belum Mampu Halau Varian COVID-19
"Barusan lihat di website GISAID untuk update kasus mutasi, ternyata dalam 4 minggu terakhir terjadi peningkatan 51,4% kasus varian delta di Indonesia. Gejala sakit pasien lebih berat dari virus sebelumnya," terang Prof. Ari dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal, Senin (14/6).
Ada beberapa gejala yang menjadi kekhasan dari varian delta ini dan dinilai lebih sakit dari virus sebelumnya. Yaitu meningkatnya risiko kehilangan pendengaran, nyeri ulu hati, dan mual. Dengan kondisi tersebut, pasien memerlukan perawatan lebih intens di rumah sakit.
Lihat Juga :