Konser In Memoriam Didi Kempot Meriah
Senin, 25 Mei 2020 - 23:20 WIB
loading...
A
A
A
Dimas membawakan Dalan Anyar secara apik senada dengan musik dan ketukan pemain gendang Didi Kempot, Dory Harsa. Penampilan tersebut kemudian dilanjutkan oleh putri daerah bernama Talitha Salsabila. Gadis berhijab ini pun menyanyikan lagu Banyu Langit dengan suara mendayunya, Talitha membawa lagu Godfather of the Broken Heart itu dengan gayanya sendiri tanpa menghilangkan warna lagu khas Didi Kempot.
Tak hanya itu, aksi Duo Sabun Colek dengan lagu hits Stasiun Balapan disusul dengan Gilang R Wijaya Sewu Kutho serta Ikip Kawazhima dengan Suket Teki ikut memeriahkan konser digital malam itu. Konser semakin menarik dan meriah dengan penampilan penyanyi cilik penyandang tunatera yang juga dibantu oleh almarhum Didi Kempot untuk rekaman Ardha Krisna Pratama pun begitu apik melantunkan Kagem Ibu. Meski tak mampu melihat, tapi alunan suaranya mampu menghadirkan suasana haru.
Penyanyi campursari yang juga sahabat almarhum Didi Kempot, Endah Laras dengan gitar ukulele tampil begitu apik melantunkan lagu Kenyo Surename disusul lagu Perawan Kalimantan yang dibawakan oleh Yudith Nuraini feat Eko Godel serta Dory Harsa dengan lagu Kangen Nickeri dan disusul penyanyi campur sari top tanah air Denny Caknan dengan lagu Cidro lagu cover Didi Kempot yang dibawakan ulang dan viral di media sosial Youtube.
Di konser ini, beberapa penyanyi muda juga menghadirkan lagu baru yang didedikasikan untuk warga Jawa Timur dimulai dari Dayinta Adisti membawakan Surabaya. Penampilan ini juga disaksikan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Selain itu, ada juga penampilan lagu Sungkem yang didedikasikan Didi Kempot untuk kota Blitar dan Presiden pertama RI Soekarno. Istri almarhum Saputri menyerahkan lagu ini untuk mantan presiden RI Megawati Soekarno Putri melalui Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristanto.
"Lagu Sungkem cerita tentang kota Blitar dan Soekarno sebenarnya lagu dipersembahkan untuk Ibu Megawati. Tapi, belum ada kesempatan ketemu Bu Mega hingga berpulang. Amanah disampaikan kepada Pak Hasto dan Bupati. Jika ada kesempatan menghadap langsung ke ibu Mega serahkan lagu Sungkem ini,"kata Saputri.(Baca juga : Ini Keinginan Didi Kempot Sebelum Meninggal Dunia )
Tak hanya itu, aksi Duo Sabun Colek dengan lagu hits Stasiun Balapan disusul dengan Gilang R Wijaya Sewu Kutho serta Ikip Kawazhima dengan Suket Teki ikut memeriahkan konser digital malam itu. Konser semakin menarik dan meriah dengan penampilan penyanyi cilik penyandang tunatera yang juga dibantu oleh almarhum Didi Kempot untuk rekaman Ardha Krisna Pratama pun begitu apik melantunkan Kagem Ibu. Meski tak mampu melihat, tapi alunan suaranya mampu menghadirkan suasana haru.
Penyanyi campursari yang juga sahabat almarhum Didi Kempot, Endah Laras dengan gitar ukulele tampil begitu apik melantunkan lagu Kenyo Surename disusul lagu Perawan Kalimantan yang dibawakan oleh Yudith Nuraini feat Eko Godel serta Dory Harsa dengan lagu Kangen Nickeri dan disusul penyanyi campur sari top tanah air Denny Caknan dengan lagu Cidro lagu cover Didi Kempot yang dibawakan ulang dan viral di media sosial Youtube.
Di konser ini, beberapa penyanyi muda juga menghadirkan lagu baru yang didedikasikan untuk warga Jawa Timur dimulai dari Dayinta Adisti membawakan Surabaya. Penampilan ini juga disaksikan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Selain itu, ada juga penampilan lagu Sungkem yang didedikasikan Didi Kempot untuk kota Blitar dan Presiden pertama RI Soekarno. Istri almarhum Saputri menyerahkan lagu ini untuk mantan presiden RI Megawati Soekarno Putri melalui Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristanto.
"Lagu Sungkem cerita tentang kota Blitar dan Soekarno sebenarnya lagu dipersembahkan untuk Ibu Megawati. Tapi, belum ada kesempatan ketemu Bu Mega hingga berpulang. Amanah disampaikan kepada Pak Hasto dan Bupati. Jika ada kesempatan menghadap langsung ke ibu Mega serahkan lagu Sungkem ini,"kata Saputri.(Baca juga : Ini Keinginan Didi Kempot Sebelum Meninggal Dunia )
Lihat Juga :