Desa Sade, Tujuan Wisata di Lombok yang Unik dan Bernilai Budaya
Selasa, 22 Juni 2021 - 06:26 WIB
loading...
Lombok menyimpan banyak kebudayaan yang unik termasuk Desa Sade yang berada di Rembitan, Kecamatan Puju, Lombok Tengah. Foto-Foto/MPI/Pernita Hestin
A
A
A
MATARAM - Berlibur di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sejatinya tak melulu soal keindahan pantai dan alamnya. Lombok juga menyimpan banyak kebudayaan yang unik, termasuk Desa Sade yang berada di kawasan Rembitan, Kecamatan Puju, Lombok Tengah.
Desa ini merupakan desa tradisional yang ditinggali oleh suku asli Lombok, Sasak. MNC Portal berkesempatan mengunjungi desa wisata tersebut saat media trip bersama tiket.com di Lombok pada 20 Juni kemarin.
Baca Juga: Tips Memilih Hotel Aman dan Sehat di Masa Pandemi, Nomor 4 Jawabannya
Saat berkunjung ke sini, mata akan langsung disuguhi pemandangan rumah tradisional yang masih bertahan di antara bangunan modern di sekitarnya. Melihat lebih dekat, atap rumahnya masih menggunakan alang-alang kering yang bisa bertahan sampai 8 tahun.
![Desa Sade, Tujuan Wisata di Lombok yang Unik dan Bernilai Budaya]()
Kemudian bangunan rumahnya masih menggunakan anyaman bambu. MNC Portal juga berkesempatan melihat bagian dalam rumah tradisional tersebut. Saat memasuki rumah kepala harus sedikit menunduk. Selain karena atapnya yang rendah, itu juga menjadi bentuk menghormati.
Desa ini merupakan desa tradisional yang ditinggali oleh suku asli Lombok, Sasak. MNC Portal berkesempatan mengunjungi desa wisata tersebut saat media trip bersama tiket.com di Lombok pada 20 Juni kemarin.
Baca Juga: Tips Memilih Hotel Aman dan Sehat di Masa Pandemi, Nomor 4 Jawabannya
Saat berkunjung ke sini, mata akan langsung disuguhi pemandangan rumah tradisional yang masih bertahan di antara bangunan modern di sekitarnya. Melihat lebih dekat, atap rumahnya masih menggunakan alang-alang kering yang bisa bertahan sampai 8 tahun.

Kemudian bangunan rumahnya masih menggunakan anyaman bambu. MNC Portal juga berkesempatan melihat bagian dalam rumah tradisional tersebut. Saat memasuki rumah kepala harus sedikit menunduk. Selain karena atapnya yang rendah, itu juga menjadi bentuk menghormati.
Lihat Juga :