Mengenal Lithium, Obat Britney Spears selama 12 Tahun Menjalani Hukuman Konservatori
Kamis, 24 Juni 2021 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Laman WebMD mencatat, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mencantumkan lithium sebagai obat bipolar. Secara garis besar, lithium adalah obat untuk penyakit mental.
"Bukan hanya untuk pasien bipolar, lithium juga banyak diresepkan untuk mereka yang mengalami depresi hingga skizofrenia," terang laman kesehatan resmi tersebut, Kamis (24/6).
Tapi, apakah obat ini memiliki efek samping yang buruk?
Lithium dinilai aman jika dikonsumsi secara tepat dan dipantau oleh dokter. FDA sendiri mewajibkan penggunaan lithium harus sesuai resep dokter.
Namun, namanya obat pasti ada efek samping. Dijelaskan di WebMd, lithium bisa menyebabkan mual, diare, pusing, perubahan irama jantung, kelemahan otot, kelelahan tubuh, dan perasaan linglung. Efek samping itu akan membaik dengan penggunaan yang berkelanjutan.
"Bukan hanya untuk pasien bipolar, lithium juga banyak diresepkan untuk mereka yang mengalami depresi hingga skizofrenia," terang laman kesehatan resmi tersebut, Kamis (24/6).
Tapi, apakah obat ini memiliki efek samping yang buruk?
Lithium dinilai aman jika dikonsumsi secara tepat dan dipantau oleh dokter. FDA sendiri mewajibkan penggunaan lithium harus sesuai resep dokter.
Namun, namanya obat pasti ada efek samping. Dijelaskan di WebMd, lithium bisa menyebabkan mual, diare, pusing, perubahan irama jantung, kelemahan otot, kelelahan tubuh, dan perasaan linglung. Efek samping itu akan membaik dengan penggunaan yang berkelanjutan.
Lihat Juga :