WHO Minta Indonesia Lockdown, Ini Penjelasan Kemenkes
Sabtu, 26 Juni 2021 - 19:00 WIB
loading...
WHO Minta Indonesia Lockdown, Ini Penjelasan Kemenkes. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan penjelasan soal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang meminta Indonesia untuk lockdown . Permintaan ini hadir dalam laporan WHO soal pandemi Covid-19 di Indonesia per 23 Juni 2021 yang beredar luas di WhatsApp Grup.
Salah satu isi yang cukup disorot adalah halaman 30 soal saran WHO untuk kebaikan Indonesia. Terdapat tujuh poin usulan WHO yang mana pada poin kedua meminta Indonesia untuk menerapkan lockdown.
"Implementasi PHSM di seluruh negeri, bahkan saat vaksin sedang berjalan, sangat penting. PHSM bekerja bahkan dalam konteks mencegah varian of concern (VOC) seperti ditunjukkan di India dan negara-negara lain yang menghadapi lonjakan kasus," tulis laporan itu dalam Bahasa Inggris dikutip Sabtu (26/6).
"Ketika ada tanda-tanda lonjakan kasus dan mengingat beberapa VOC memiliki transmisibilitas yang jauh lebih tinggi, penyesuaian PHSM yang tepat waktu sangat penting, termasuk penggunaan tindakan tegas (seperti gerakan pembatasan atau penguncian) secepat mungkin," lanjutnya.
Baca Juga : Ini Biang Keladi Covid-19 di Indonesia Melonjak Meski Banyak yang Divaksin
Adapun PHSM yang dimaksud merujuk pada kesehatan masyarakat dan tindakan sosial, termasuk di dalamnya makna PSBB atau PPKM Mikro yang dipakai di Indonesia.
Salah satu isi yang cukup disorot adalah halaman 30 soal saran WHO untuk kebaikan Indonesia. Terdapat tujuh poin usulan WHO yang mana pada poin kedua meminta Indonesia untuk menerapkan lockdown.
"Implementasi PHSM di seluruh negeri, bahkan saat vaksin sedang berjalan, sangat penting. PHSM bekerja bahkan dalam konteks mencegah varian of concern (VOC) seperti ditunjukkan di India dan negara-negara lain yang menghadapi lonjakan kasus," tulis laporan itu dalam Bahasa Inggris dikutip Sabtu (26/6).
"Ketika ada tanda-tanda lonjakan kasus dan mengingat beberapa VOC memiliki transmisibilitas yang jauh lebih tinggi, penyesuaian PHSM yang tepat waktu sangat penting, termasuk penggunaan tindakan tegas (seperti gerakan pembatasan atau penguncian) secepat mungkin," lanjutnya.
Baca Juga : Ini Biang Keladi Covid-19 di Indonesia Melonjak Meski Banyak yang Divaksin
Adapun PHSM yang dimaksud merujuk pada kesehatan masyarakat dan tindakan sosial, termasuk di dalamnya makna PSBB atau PPKM Mikro yang dipakai di Indonesia.
Lihat Juga :