Ivermectin Diyakini Manjur sebagai Obat Pencegah COVID-19, Didesak Penggunaannya Secara Massal
Selasa, 29 Juni 2021 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai obat pencegahan atau profilaksis, ivermectin efektif melawan COVID-19 rata-rata sebesar 85%, sebagai pengobatan dini 76%, dan dapat mengurangi tingkat kematian sebesar 70%. Di penelitian terbaru, hasil menunjukan ivermectin dapat menghalang perkembangan varian baru COVID-19 seperti varian asal Inggris, Vietnam, dan India.
Chief Medical Officer FLCCC Dr Pierre Kory menunjukkan bukti kemanjuran ivermectin sebagai obat melawan COVID-19.
“Kami memiliki data yang sangat banyak. Sudah tidak bisa lagi menyangkal dan beralasan untuk menunggu penelitian-penelitian dari negara berpenghasilan tinggi. Saatnya sekarang untuk dunia menggunakan ivermectin secara massal demi segera mengatasi pandemi COVID-19,” kata Dr Pierre dalam konferensi pers virtual, Senin (28/6).
Ketua FLCCC Alliance Indonesia Sofia Koswara menambahkan, sudah waktunya ivermectin diberikan izin sebagai obat COVID-19. Di Slovakia, ambil contoh, baru saja pemerintahnya memberikan izin pengedaran ivermectin sebagai obat COVID-19.
Ia menjelaskan bukti nyata dalam bentuk uji klinis, meta analisis, studi penelitian, dan penggunaan di lapangan sudah ada dari berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Chief Medical Officer FLCCC Dr Pierre Kory menunjukkan bukti kemanjuran ivermectin sebagai obat melawan COVID-19.
“Kami memiliki data yang sangat banyak. Sudah tidak bisa lagi menyangkal dan beralasan untuk menunggu penelitian-penelitian dari negara berpenghasilan tinggi. Saatnya sekarang untuk dunia menggunakan ivermectin secara massal demi segera mengatasi pandemi COVID-19,” kata Dr Pierre dalam konferensi pers virtual, Senin (28/6).
Ketua FLCCC Alliance Indonesia Sofia Koswara menambahkan, sudah waktunya ivermectin diberikan izin sebagai obat COVID-19. Di Slovakia, ambil contoh, baru saja pemerintahnya memberikan izin pengedaran ivermectin sebagai obat COVID-19.
Ia menjelaskan bukti nyata dalam bentuk uji klinis, meta analisis, studi penelitian, dan penggunaan di lapangan sudah ada dari berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Lihat Juga :