Indonesia akan Gunakan Vaksin Moderna, Efektivitas 94,1%

Jum'at, 02 Juli 2021 - 14:35 WIB
loading...
Indonesia akan Gunakan...
Indonesia akan Gunakan Vaksin Moderna, Efektivitas 94,1%. Foto/The Conversation.
A A A
JAKARTA - Indonesia akan menggunakan vaksin Moderna dengan efektivitas 94,1%. Hal ini menyusul Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Moderna pada hari ini, Jumat (2/7).

Kepala BPOM, Penny K. Lukito, mengatakan vaksin ini dinyatakan aman diberikan untuk kelompok usia 18 hingga 65 tahun. Penderita komorbid pun diperbolehkan menggunakan vaksin Moderna.

"Vaksin Moderna dinyatakan aman untuk diberikan pada usia 18-65 tahun dengan efektivitas 94,1% dan pada kelompok usia di atas 65 tahun, efektivitas vaksin ini adalah 86,4%," kata Penny saat jumpa pers.

Baca Juga : 3 Minuman Daya Tahan Tubuh, Agar Tak Mudah Kena Covid-19

"Orang dengan penyakit komorbid seperti paru kronis, jantung, diabetes, liver, dan HIV boleh menggunakan vaksin Moderna ini," tambahnya.

Dengan begitu, deretan merek vaksin yang dipakai di Indonesia semakin banyak. Vaksin Covid-19 yang dipakai di Indonesia sampai saat ini yaitu Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm (melalui vaksinasi gotong royong), dan sekarang ditambah Moderna.

Diharapkan, penambahan merek vaksin ini dapat mempercepat terciptanya herd immunity di masyarakat.

Baca Juga : Covid-19 Menggila, POGI Sarankan Ibu Hamil Divaksin

"Kami menambah jenis vaksin Covid-19 yang sudah mendapat EUA BPOM yaitu vaksin Moderna. Ini adalah vaksin mRNA pertama yang datang ke Indonesia dan mendapat EUA," tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
BPOM Temukan 11 Kosmetik...
BPOM Temukan 11 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri hingga Pemicu Kanker
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Kasus Influenza Masih...
Kasus Influenza Masih Jadi Tantangan, Akses Vaksinasi Harus Diperluas
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
Rekomendasi
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Berita Terkini
Pratama Arhan Gandeng...
Pratama Arhan Gandeng Inka di Pernikahan Jennifer Coppen, Azizah Salsha Hadir Sendiri
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Sukses Bangun Personal...
Sukses Bangun Personal Branding, Kreator M. Ridho Bagikan Strategi Konten Visual Estetik
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Siap-Siap Merinding!...
Siap-Siap Merinding! Kisah Perumahan Horor Legendaris Laddaland Resmi Diadaptasi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved