Upaya Kolaboratif Membangun Smart City dengan Smart Energy
Kamis, 08 Juli 2021 - 07:52 WIB
loading...
SUN Energy mengadakan diskusi daring tentang konsep Smart City yang telah diadopsi Kota Jakarta. / Foto: ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Masih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Jakarta yang ke-494, PT Surya Utama Nuansa (SUN Energy) mengadakan diskusi daring tentang konsep Smart City yang telah diadopsi Kota Jakarta, serta aspek-aspek yang berperan dalam perkembangan konsep Jakarta Smart City diantaranya melalui pemanfaatan teknologi energi bersih.
Baca juga: Cara Cuci Tangan yang Benar Pakai Hand Sanitizer, Simak Yuk!
Visi Jakarta Smart City telah dikembangkan sejak 2014 melalui pendekatan pemerintahan yang transparan, informatif, dan responsif melalui konsep smart people (peningkatan kualitas sumber daya manusia), smart living (mewujudkan kehidupan yang sehat dan kota layak huni), smart mobility (sistem dan infrastruktur transportasi), smart economy (produktivitas dengan kewirausahaan), dan smart environment (pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan).
Diskusi kali ini fokus terhadap dua pilar, yaitu smart environment dan smart living, yang berkaitan erat dengan pemanfaatan teknologi bersih, dan ramah lingkungan dalam usaha membangun kota berkelanjutan.
"Dalam mengembangkan Jakarta Smart City, pemerintah DKI Jakarta berfokus untuk mengembangkan ekosistem kolaborasi. Pemerintah DKI Jakarta berperan sebagai collaborator dan dibutuhkan juga dukungan dari para warga DKI Jakarta sebagai co-creator," ujar Yudhistira Nugraha D.Phil., Direktur dari Jakarta Smart City yang menjadi salah satu pembicara dalam acara ini.
Baca juga: Cara Cuci Tangan yang Benar Pakai Hand Sanitizer, Simak Yuk!
Visi Jakarta Smart City telah dikembangkan sejak 2014 melalui pendekatan pemerintahan yang transparan, informatif, dan responsif melalui konsep smart people (peningkatan kualitas sumber daya manusia), smart living (mewujudkan kehidupan yang sehat dan kota layak huni), smart mobility (sistem dan infrastruktur transportasi), smart economy (produktivitas dengan kewirausahaan), dan smart environment (pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan).
Diskusi kali ini fokus terhadap dua pilar, yaitu smart environment dan smart living, yang berkaitan erat dengan pemanfaatan teknologi bersih, dan ramah lingkungan dalam usaha membangun kota berkelanjutan.
"Dalam mengembangkan Jakarta Smart City, pemerintah DKI Jakarta berfokus untuk mengembangkan ekosistem kolaborasi. Pemerintah DKI Jakarta berperan sebagai collaborator dan dibutuhkan juga dukungan dari para warga DKI Jakarta sebagai co-creator," ujar Yudhistira Nugraha D.Phil., Direktur dari Jakarta Smart City yang menjadi salah satu pembicara dalam acara ini.
Lihat Juga :