Atasi Saraf Terjepit Tanpa Operasi dengan Teknologi IPM
Jum'at, 16 Juli 2021 - 06:46 WIB
loading...
A
A
A
“Kini dunia medis sudah berkembang semakin maju dengan adanya Interventional Pain Management (IPM) yang menerapkan teknik-teknik intervensi untuk menangani nyeri subakut, kronik, persisten, dan nyeri yang sulit diatasi, baik secara independen maupun bersama dengan modalitas terapi lain,” papar Ketua Indonesian Neurosurgical Pain Society (INPS) Dr. dr. Wawan Mulyawan, SpBS, SpKP dalam diskusi media secara online, Kamis (15/7).
Baca Juga: Vaksin Pfizer Tunjukkan Efikasi 100% pada Remaja 12-15 Tahun
Teknologi IPM ini dapat berupa injeksi kortikosteroid, radiofrekuensi ablasi, laser, kateter RACZ, endoskopi tulang belakang, dan yang paling terbaru adalah DiscFX.
“Semua teknologi ini akan membantu menangani nyeri tulang belakang yang menjadi salah satu keluhan utama penderitanya saat berkonsultasi dengan dokter,” ungkap dr. Wawan.
Saraf terjepit juga sudah dapat ditangani tanpa perlu rawat inap, dan proses pemulihannya cepat. Selain itu, biayanya jauh lebih terjangkau dibandingkan operasi terbuka dulu.
Salah satu teknik IPM untuk atasi nyeri tanpa operasi adalah kateter RACZ yang berukuran mikro dan akan dimasukkan ke dalam rongga epidural di tulang belakang.
Baca Juga: Vaksin Pfizer Tunjukkan Efikasi 100% pada Remaja 12-15 Tahun
Teknologi IPM ini dapat berupa injeksi kortikosteroid, radiofrekuensi ablasi, laser, kateter RACZ, endoskopi tulang belakang, dan yang paling terbaru adalah DiscFX.
“Semua teknologi ini akan membantu menangani nyeri tulang belakang yang menjadi salah satu keluhan utama penderitanya saat berkonsultasi dengan dokter,” ungkap dr. Wawan.
Saraf terjepit juga sudah dapat ditangani tanpa perlu rawat inap, dan proses pemulihannya cepat. Selain itu, biayanya jauh lebih terjangkau dibandingkan operasi terbuka dulu.
Salah satu teknik IPM untuk atasi nyeri tanpa operasi adalah kateter RACZ yang berukuran mikro dan akan dimasukkan ke dalam rongga epidural di tulang belakang.
Lihat Juga :