Transplantansi Tinja Diklaim Bisa Bantu Obati Covid-19

Rabu, 21 Juli 2021 - 08:21 WIB
loading...
Transplantansi Tinja...
Transplantansi Tinja Diklaim Bisa Bantu Obati Covid-19. Foto/BBC.
A A A
JAKARTA - Transplantansi tinja diklaim bisa membantu mengobati Covid-19 . Ini berawal dari sebuah laporan yang menyebut bahwa transplatansi tinja telah membantu dua pasien terhindar dari risiko Covid-19 yang parah.

Kedua pasien baru-baru ini dirawat di rumah sakit di Polandia dengan infeksi bakteri dan diberi transplantasi tinja sebagai pengobatan. Kedua pasien kemudian dites positif Covid-19, tetapi tidak ada yang mengalami gejala parah meskipun memiliki kondisi yang mendasarinya.

"Satu penjelasan yang mungkin adalah bahwa transplantasi tinja, yang diberikan untuk meningkatkan respons kekebalan, mungkin telah mencegah pasien menjadi sangat sakit," tulis para penulis dalam penelitian tersebut dilansir dari Live Science, Rabu (21/7).

Disebut transplantasi mikrobiota tinja (FMT), melibatkan transplantasi tinja orang sehat ke dalam usus pasien yang memiliki kondisi usus, seperti infeksi bakteri clostridium difficile (C. diff). Kotoran ini diperkirakan memiliki campuran bakteri sehat yang dapat membantu tubuh melawan patogen berbahaya yang menyebabkan masalah seperti diare atau sindrom iritasi usus.

Transplantasi tinja telah digunakan untuk membantu meningkatkan efek imunoterapi pasien kanker. Ini bukan pertama kalinya transplantasi tinja diusulkan atau diberikan tanpa masalah pada pasien dengan infeksi bakteri dan Covid-19, tetapi para ilmuwan tidak tahu apakah transplantasi dapat mengobati atau mengurangi keparahan Covid-19.

Baca Juga : Cara Mengobati Covid-19 di Rumah, Cuma dengan 4 Hal Ini

Kedua pasien dalam studi kasus ini pergi ke rumah sakit karena infeksi bakteri dan tidak menunjukkan gejala Covid-19 sampai mereka telah dirawat dan memulai perawatan transplantasi tinja untuk infeksi bakteri.

Pasien pertama dalam studi kasus ini adalah seorang pria berusia 80 tahun yang pertama kali dirawat di rumah sakit karena pneumonia dan sepsis, atau keracunan darah. Tetapi pria itu juga kebetulan terinfeksi C. diff, yang membuatnya menjalani transplantasi tinja.

Setelah memulai transplantasi, ia juga dinyatakan positif Covid-19 dan memulai pengobatan dengan plasma konvalesen dan obat antivirus yang dikenal sebagai Remdesivir. Remdesivir dapat mengarah pada perbaikan setelah rata-rata 10 hari, dan manfaat plasma konvalesen terbatas.

Namun yang mengejutkan, dua hari setelah diberi transplantasi tinja, gejala Covid-19 sembuh dan radang paru-paru tidak bertambah parah.

Pasien kedua adalah pria berusia 19 tahun dengan penyakit radang usus atau kolitis ulserativa dan sedang dirawat dengan obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh. Ia dirawat di rumah sakit setelah infeksi berulang C. difficile. Ia diberi transplantasi tinja dan antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri.

Baca Juga : Pasien Covid-19 Menularkan Corona 48 Jam Sebelum Gejala Muncul

Sekitar 15 jam kemudian, ia mengalami demam dan dinyatakan positif Covid-19. Meskipun ia mengalami gangguan kekebalan dan tidak diberi pengobatan apa pun untuk Covid-19, ia hanya mengalami gejala ringan.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Berita Terkini
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved