Herbal dengan Kandungan Albumin Bisa Jadi Terapi untuk Tingkatkan Status Nutrisi Pasien Ginjal
Selasa, 27 Juli 2021 - 19:08 WIB
loading...
Foto Ilustrasi/Life Line Screening
A
A
A
JAKARTA - Obat-obatan herbal yang mengandung albumin dapat digunakan oleh pasien gagal ginjal sebagai terapi adjuvant untuk meningkatkan status nutrisi mereka. Albumin ini diperlukan untuk menilai status gizi pasien dengan hemodialisis serta dapat menggantikan nutrisi yang hilang.
Menurut Pakar Ginjal Prof Dr. dr. Haerani Rasyid, Sp.PD. KGH, Sp.GK, polyherbal dapat berperan sebagai terapi adjuvant untuk meningkatkan status nutrisi pada pasien penyakit ginjal kronis (gagal ginjal).
Baca Juga: Moderna Uji Coba Vaksin COVID-19 untuk Anak di Bawah 12 Tahun
"Penyakit ginjal kronis adalah kondisi saat fungsi ginjal menurun secara bertahap karena kerusakan ginjal. Secara medis, gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai penurunan laju penyaringan atau filtrasi ginjal selama tiga bulan atau lebih," kata Prof. Haerani dalam simposium dan lokakarya virtual Celebes Nephro-Endo Metabolic Update VII dengan topik “Optimasi Manajemen Kasus Ginjal-Hipertensi dan Endokrin-Metabolik Diabetes dengan Penyulit Kardiovaskular” belum lama ini.
Pada proses hemodialisa, lanjut Prof. Haerani, darah dialirkan ke luar tubuh dan disaring di dalam ginjal buatan (dialyzer). Darah yang telah disaring kemudian dialirkan kembali ke dalam tubuh. Pada proses ini, penggunaan albumin diperlukan.
Menurut Pakar Ginjal Prof Dr. dr. Haerani Rasyid, Sp.PD. KGH, Sp.GK, polyherbal dapat berperan sebagai terapi adjuvant untuk meningkatkan status nutrisi pada pasien penyakit ginjal kronis (gagal ginjal).
Baca Juga: Moderna Uji Coba Vaksin COVID-19 untuk Anak di Bawah 12 Tahun
"Penyakit ginjal kronis adalah kondisi saat fungsi ginjal menurun secara bertahap karena kerusakan ginjal. Secara medis, gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai penurunan laju penyaringan atau filtrasi ginjal selama tiga bulan atau lebih," kata Prof. Haerani dalam simposium dan lokakarya virtual Celebes Nephro-Endo Metabolic Update VII dengan topik “Optimasi Manajemen Kasus Ginjal-Hipertensi dan Endokrin-Metabolik Diabetes dengan Penyulit Kardiovaskular” belum lama ini.
Pada proses hemodialisa, lanjut Prof. Haerani, darah dialirkan ke luar tubuh dan disaring di dalam ginjal buatan (dialyzer). Darah yang telah disaring kemudian dialirkan kembali ke dalam tubuh. Pada proses ini, penggunaan albumin diperlukan.
Lihat Juga :