Kasus Kematian Covid-19 Meningkat, Menkes Jelaskan Penyebabnya
Senin, 02 Agustus 2021 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
Budi menilai dari segi fatality, Covid-19 nyatanya lebih rendah ketimbang TBC dan HIV, Aids. Karenanya, jika cepat dirawat, pasien akan bisa sembuh. Sehingga masyarakat jangan khawatir dan malu apabila terinfeksi Covid-19. Alasan selanjutnya adalah masyarakat kurang paham, mereka hanya tahu bahwa saturasi oksigen harus dijaga di atas 94%.
“Selama saturasi oksigen di atas 94% maka bisa dirawat di rumah dan bisa sembuh. Tapi ketika saturasi di bawah 90%, jangan menunggu laman dan langsung ke puskesmas, ke dokter, atau ke tempat isolasi terpusat, supaya ada perawat yang menjaga. Jangan dibiarkan di rumah, karena bisa membuat pasien menjadi wafat,” ungkap Budi.
Lebih lanjut, Budi mengingatkan masyarakat, agar jangan sampai menunggu kadar saturasi oksigen di angka 80% karena sudah terlambat sekali untuk mendapatkan pertolongan.
Baca Juga : Banyak Nakes Meninggal karena Covid-19, Menkes Tegaskan Vaksin Booster Hanya untuk Nakes!
“Untuk performa terapi dan layanan di rumah sakit, sudah baik dan tidak ada masalah. Yang masalah adalah yang masuk ke IGD karena terlambat,” tandasnya.
“Selama saturasi oksigen di atas 94% maka bisa dirawat di rumah dan bisa sembuh. Tapi ketika saturasi di bawah 90%, jangan menunggu laman dan langsung ke puskesmas, ke dokter, atau ke tempat isolasi terpusat, supaya ada perawat yang menjaga. Jangan dibiarkan di rumah, karena bisa membuat pasien menjadi wafat,” ungkap Budi.
Lebih lanjut, Budi mengingatkan masyarakat, agar jangan sampai menunggu kadar saturasi oksigen di angka 80% karena sudah terlambat sekali untuk mendapatkan pertolongan.
Baca Juga : Banyak Nakes Meninggal karena Covid-19, Menkes Tegaskan Vaksin Booster Hanya untuk Nakes!
“Untuk performa terapi dan layanan di rumah sakit, sudah baik dan tidak ada masalah. Yang masalah adalah yang masuk ke IGD karena terlambat,” tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :