Pasien Covid-19 Berisiko Alami Serangan Jantung dan Stroke 2 Minggu Setelah Terinfeksi
Rabu, 04 Agustus 2021 - 13:31 WIB
loading...
Pasien Covid-19 Berisiko Alami Serangan Jantung dan Stroke 2 Minggu Setelah Terinfeksi. Foto/The Indian Express.
A
A
A
JAKARTA - Risiko serangan jantung dan stroke meningkat tiga kali lipat dalam dua minggu pertama setelah pasien Covid-19 terinfeksi. Ini berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet.
Studi tersebut membandingkan terjadinya infark miokard akut atau serangan jantung, dan stroke pada 86.742 pasien Covid-19 dengan 348.481 individu kontrol di Swedia dari 1 Februari hingga 14 September 2020.
“Kami menemukan peningkatan tiga kali lipat risiko infark miokard akut dan stroke dalam dua minggu pertama setelah Covid-19,” kata Osvaldo Fonseca Rodriguez dari Universitas Umea di Swedia, dan salah satu penulis studi tersebut.
Dilansir dari The Indian Express, Rabu (4/8) para peneliti mendapati risiko yang sama setelah menyesuaikan faktor risiko yang diketahui untuk infark miokard akut dan stroke seperti penyakit penyerta, usia, jenis kelamin, dan faktor sosial ekonomi.
Baca Juga : Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tak Perlu Tes PCR Usai Isolasi Mandiri
“Hasilnya menunjukkan bahwa komplikasi kardiovaskular akut merupakan manifestasi klinis penting dari Covid-19,” ujar Ioannis Katsoularis dari Universitas Umea, salah satu penulis penelitian.
Studi tersebut membandingkan terjadinya infark miokard akut atau serangan jantung, dan stroke pada 86.742 pasien Covid-19 dengan 348.481 individu kontrol di Swedia dari 1 Februari hingga 14 September 2020.
“Kami menemukan peningkatan tiga kali lipat risiko infark miokard akut dan stroke dalam dua minggu pertama setelah Covid-19,” kata Osvaldo Fonseca Rodriguez dari Universitas Umea di Swedia, dan salah satu penulis studi tersebut.
Dilansir dari The Indian Express, Rabu (4/8) para peneliti mendapati risiko yang sama setelah menyesuaikan faktor risiko yang diketahui untuk infark miokard akut dan stroke seperti penyakit penyerta, usia, jenis kelamin, dan faktor sosial ekonomi.
Baca Juga : Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tak Perlu Tes PCR Usai Isolasi Mandiri
“Hasilnya menunjukkan bahwa komplikasi kardiovaskular akut merupakan manifestasi klinis penting dari Covid-19,” ujar Ioannis Katsoularis dari Universitas Umea, salah satu penulis penelitian.
Lihat Juga :