Manfaat Ekstrak Ikan Gabus, Temulawak, dan Daun Kelor pada Penyakit Pencernaan serta Rendah Albumin

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 02:48 WIB
loading...
Manfaat Ekstrak Ikan...
Ikan gabus memiliki kandungan albumin yang tinggi. Foto Ilustrasi/BioLIp/Jan Sevcik
A A A
JAKARTA - Penelitian di Indonesia mengungkapkan bahwa banyak pasien kanker kolorektal mengalami malnutrisi, bahkan hipoalbuminemia (rendah albumin). Kondisi tersebut dapat diatasi dengan pemberian suplemen polyherbal, utamanya yang mengandung ekstrak ikan gabus (channa striata), temulawak (curcuma xanthorriza), dan daun kelor (moringa oleifera).

Pakar Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi Prof. Dr. dr. Dadang Makmun, SpPD-KGEH, FACG mengatakan, ketiga bahan tersebut bermanfaat untuk menunjang pengobatan berbagai jenis penyakit gastrointestinal (penyakit pencernaan) dan kondisi hipoalbuminemia.

Baca Juga: 5 Tanda Diet Anda Berhasil atau Tidak, Nomor 4 Paling Umum Jadi Patokan

Ekstrak ikan gabus, terang Prof. Dadang, mengandung protein tinggi, salah satunya albumin. Albumin sendiri merupakan protein utama yang terdapat dalam darah manusia yang diproduksi oleh organ hati. Manfaatnya adalah untuk membantu membentuk jaringan sel baru.

"Dalam ilmu kedokteran, albumin digunakan untuk mempercepat pemulihan jaringan sel tubuh yang terbelah atau rusak. Dengan kandungan tinggi protein yang kaya albumin serta asam amino essensial, membantu menutrisi dan meningkatkan kadar albumin pasien sehingga mempercepat pemulihan paska-kemoterapi," papar Prof. Dadang dalam seminar Virtual Indonesian Digestive Disease Digestive Week (IDDW) 2021, belum lama ini.

Albumin ikan gabus mampu memperbaiki gizi buruk pada pasien. Manfaat lainnya adalah menjaga kesehatan pencernaan, mengobati hypoalbuminemia, dan menaikan berat badan.

"Ikan gabus merupakan pemilik albumin tertinggi dibandingkan ikan-ikan lain. Kekurangan albumin bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan," imbuh Prof. Dadang.

Adapun temulawak memiliki kandungan antioksidan seperti fenol, flavonoid, dan kurkumin yang akan menangkap radikal bebas dalam tubuh. Flavonoid juga mempunyai fungsi lain seperti menstabilisasi membran sel serta menginhibisi peroksidasi lipid, meningkatkan kandungan prostaglandin mukosa dan mukus di mukosa lambung, serta mengurangi sekresi asam dan pepsinogen dalam lambung.

Selain itu, kurkumin yang dikandung oleh rimpang temulawak dapat pula menekan pembentukan tumor necrosis factor alpha sehingga mencegah aktivitas inflamasi yang akan menaikkan pembentukan radikal bebas dari proses fagositosis.

"Sehingga dapat disimpulkan bahwa temulawak memiliki potensi sebagai pencegah kerusakan mukosa lambung. Kandungan kurkumin juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan penderita," sebut Prof. Dadang.

Untuk diketahui, rusaknya mukosa lambung bisa terjadi akibat penghambatan sintesis prostaglandin. Kadar prostaglandin yang menurun bakal menimbulkan ketidakseimbangan antara faktor agresif (asam lambung dan pepsin) dengan faktor defensif (mukus dan bikarbonat, aliran darah, regenerasi epitel) sehingga memicu proses inflamasi yang bakal meningkatkan pembentukan radikal bebas.

Jenis polyherbal terakhir yang dibahas Prof. Dadang adalah daun kelor. Daun kelor lazim digunakan sebagai obat untuk mengatasi gangguan saluran pencernaan, termasuk masalah asam lambung. Tanaman ini kaya kandungan tanin dan flavonoid, yaitu antioksidan nabati yang mampu menyembuhkan peradangan, iritasi, serta mengatasi masalah yang berhubungan dengan maag.

Baca Juga: Obat Statin Dapat Turunkan Risiko Kematian Akibat Covid-19

Sebuah penelitian menyatakan, daun kelor efektif untuk meredakan gejala dan meningkatkan prognosis pada seseorang yang mengidap gangguan asam lambung. Kandungan daun ini dapat bekerja untuk mengurangi peradangan yang disebabkan oleh penumpukan helicobacter pylori dan meningkatkan resistensi tubuh. Selain itu, daun kelor juga terbukti mampu menghilangkan radikal bebas dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Daun kelor mengandung pula beberapa zat antioksidan seperti polifenol, flavonoid, dan asam askorbat. Semua zat antioksidan tersebut, ujar Prof. Dadang, dapat mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam sel, termasuk juga penyebab masalah asam lambung.

Ekstrak ketiga bahan tersebut yaitu ikan gabus, temulawak, dan daun kelor, dapat kita temui pada Onoiwa MX, produk unggulan PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma), yang beberapa waktu terakhir ini aktif mengedukasi masyarakat soal manfaat polyherbal bagi kesehatan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produk Herbal Lokal...
Produk Herbal Lokal Mulai Menembus Pasar Internasional
Ini Solusi Herbal Alami...
Ini Solusi Herbal Alami untuk Kesehatan Ginjal
NOD. dari JumpStart...
NOD. dari JumpStart Kenalkan Minuman Herbal Indonesia dalam Format Kapsul Modern di Swiss
Tak Berizin, Inhaler...
Tak Berizin, Inhaler Hong Thai yang Diklaim Herbal Diblacklist BPOM
Khasiat Jahe Merah,...
Khasiat Jahe Merah, Herbal Asli Indonesia yang Diakui Ilmiah
Minyak Jarak Bisa Bantu...
Minyak Jarak Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Fakta dan Manfaatnya
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Berita Terkini
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved