Kelola Emosi Secara Baik untuk Jaga Kesehatan Mental, Ini Tipsnya

Selasa, 17 Agustus 2021 - 10:31 WIB
loading...
Kelola Emosi Secara...
Foto Ilustrasi/Getty Images
A A A
JAKARTA - Mengelola emosi secara baik dapat berdampak positif pada kesehatan mental Anda. Bagaimana caranya?

Vicki Botnick, seorang terapis dari California, Amerika Serikat, memberikan beberapa tips untuk mengelola emosi secara baik demi menjaga kesehatan mental. Berikut ulasannya, seperti dilansir dari laman Healthline pada Selasa (17/8).

Baca Juga: Masuk Kelompok Generasi Sandwich, Wanita 30 Tahunan Rentan Alami Stres Berat

1. Identifikasi Apa yang Anda Rasakan

Meluangkan waktu sejenak untuk memeriksa diri sendiri tentang suasana hati Anda setelah bergejolak dengan emosi dapat membantu Anda mendapatkan kembali kendali. Dengan mempertimbangkan kemungkinan alternatif, Anda membingkai ulang pemikiran Anda yang dapat membantu mengubah reaksi ekstrem pertama Anda karena emosi tersebut.

2. Terima Emosi Anda

Menerima emosi saat perasaan itu muncul dapat membantu Anda merasa lebih nyaman dengannya. Meningkatkan kenyamanan di sekitar emosi yang intens memungkinkan Anda untuk merasakannya sepenuhnya tanpa bereaksi dengan cara yang ekstrem dan tidak membantu.

Untuk berlatih menerima emosi, cobalah menganggapnya sebagai pembawa pesan. Mereka tidak "baik" atau "buruk". Mereka netral. Mungkin emosi terkadang memunculkan perasaan yang tidak menyenangkan, tetapi mereka tetap memberi Anda informasi penting yang dapat Anda gunakan.

3. Buat Jurnal Suasana Hati

Menulis atau mengetik perasaan Anda dan respons yang dipicunya dapat membantu Anda menemukan pola yang mengganggu. Terkadang, cukup untuk melacak emosi secara mental melalui pikiran Anda, menempatkan perasaan di atas kertas dapat memungkinkan Anda untuk merenungkannya lebih dalam.

Ini juga membantu Anda mengenali ketika keadaan tertentu, seperti masalah di tempat kerja atau konflik keluarga, berkontribusi pada emosi yang lebih sulit dikendalikan. Mengidentifikasi pemicu spesifik memungkinkan untuk menemukan cara untuk mengelolanya secara lebih produktif.

Penjurnalan memberi manfaat paling besar ketika Anda melakukannya setiap hari. Simpan jurnal Anda dan catat emosi atau perasaan yang intens saat itu terjadi. Coba perhatikan pemicu dan reaksi Anda. Jika reaksi Anda tidak membantu, gunakan jurnal Anda untuk mengeksplorasi kemungkinan yang lebih bermanfaat untuk masa depan.

4. Ambil Napas Dalam

Ada banyak hal yang bisa dikatakan untuk kekuatan napas dalam-dalam, apakah Anda sangat bahagia atau sangat marah sehingga Anda tidak dapat berbicara. Memperlambat dan memperhatikan napas Anda tidak akan membuat emosi hilang, dan ingat, itu bukan tujuannya.

Namun, latihan pernapasan yang mendalam dapat membantu Anda menenangkan diri dan mengambil langkah mundur dari kilatan emosi pertama yang intens serta reaksi ekstrem apa pun yang ingin Anda hindari.

Baca Juga: Napas Bau? Waspada Bisa Jadi Gejala Diabetes Tipe 2

5. Tahu Kapan Harus Ekspresikan Diri

Ada waktu dan tempat untuk segalanya, termasuk emosi yang intens. Menangis tak terkendali adalah respons yang cukup umum untuk kehilangan orang yang dicintai.

Namun, situasi lain memerlukan pengekangan. Tak peduli seberapa frustrasi Anda, meneriaki atasan Anda karena tindakan disipliner yang tidak adil tak akan membantu. Berhati-hati dengan lingkungan dan situasi dapat membantu Anda belajar kapan boleh membiarkan perasaan keluar dan kapan Anda mungkin ingin duduk bersamanya untuk saat ini.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HighEnd Magazine Dorong...
HighEnd Magazine Dorong Perempuan Modern Peduli Mental Wellness Lewat HighTea Eksklusif
Tips Mengatasi Doomscrolling,...
Tips Mengatasi Doomscrolling, Kebiasaan Scroll Berita Buruk yang Rusak Kesehatan Mental
Anak Tantrum karena...
Anak Tantrum karena Sosmed Dibatasi? Ini Tips Mengatasinya
Waduh! Lebih dari 700...
Waduh! Lebih dari 700 Ribu Anak Indonesia Terdeteksi Cemas dan Depresi
Tragedi Siswa SD di...
Tragedi Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Psikolog Ingatkan Pentingnya Peka pada Emosi Anak
Sentuhan Kemanusiaan...
Sentuhan Kemanusiaan di Wilayah Bencana: Fokus pada Kesehatan Mental dan Kebangkitan Usaha Perempuan
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Anak-anak Sudah Melek...
Anak-anak Sudah Melek Digital, Negara Hadir Melindungi
Rekomendasi
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Berita Terkini
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Infografis
Buah Lontar Memiliki...
Buah Lontar Memiliki Manfaat yang Sangat Baik untuk Menu Diet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved