Turunkan Tekanan Darah dengan Mudah, Cukup Tidur Siang
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 11:09 WIB
loading...
Turunkan Tekanan Darah dengan Mudah, Cukup Tidur Siang. Foto/Qatar Guide.
A
A
A
JAKARTA - Turunkan tekanan darah bisa dilakukan dengan mudah tidur siang . Dr. Manolis Kallistratos, ahli jantung di Asklepieion General Hospital di Voula, Yunani mengatakan bahwa tidur siang menurunkan tekanan darah sama besarnya dengan perubahan gaya hidup lainnya.
Untuk setiap jam Anda tidur siang, tekanan darah sistolik turun rata-rata 3 mm Hg. Tekanan sistolik yaitu angka teratas dalam pembacaan tekanan darah yang merupakan kekuatan darah mendorong arteri saat jantung Anda berdetak.
Tekanan diastolik atau angka bawah adalah kekuatan antara detak jantung. Mengambil obat tekanan darah dosis rendah, misalnya, dapat menurunkan tingkat rata-rata 5 sampai 7 mm Hg, sementara tidur siang dapat mengurangi tekanan darah secara keseluruhan rata-rata 5 mm Hg.
"Temuan ini penting karena penurunan tekanan darah sekecil 2 mm Hg dapat mengurangi risiko kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung hingga 10%," kata Kallistratos dilansir dari WebMd, Jumat (20/8).
Baca Juga : WHO Sebut Booster Vaksin Covid-19 Belum Diperlukan
Untuk penelitian ini, para peneliti mengumpulkan data pada 212 orang, rata-rata berusia 62 tahun, yang tekanan sistoliknya rata-rata sekitar 130 mm Hg. Sekitar seperempat dari peserta merokok dan atau menderita diabetes tipe 2 .
Untuk setiap jam Anda tidur siang, tekanan darah sistolik turun rata-rata 3 mm Hg. Tekanan sistolik yaitu angka teratas dalam pembacaan tekanan darah yang merupakan kekuatan darah mendorong arteri saat jantung Anda berdetak.
Tekanan diastolik atau angka bawah adalah kekuatan antara detak jantung. Mengambil obat tekanan darah dosis rendah, misalnya, dapat menurunkan tingkat rata-rata 5 sampai 7 mm Hg, sementara tidur siang dapat mengurangi tekanan darah secara keseluruhan rata-rata 5 mm Hg.
"Temuan ini penting karena penurunan tekanan darah sekecil 2 mm Hg dapat mengurangi risiko kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung hingga 10%," kata Kallistratos dilansir dari WebMd, Jumat (20/8).
Baca Juga : WHO Sebut Booster Vaksin Covid-19 Belum Diperlukan
Untuk penelitian ini, para peneliti mengumpulkan data pada 212 orang, rata-rata berusia 62 tahun, yang tekanan sistoliknya rata-rata sekitar 130 mm Hg. Sekitar seperempat dari peserta merokok dan atau menderita diabetes tipe 2 .
Lihat Juga :