Bersinergi, Intibios Lab Beli Pasokan Masker dari UMKM Komunitas Disabilitas
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 01:37 WIB
loading...
A
A
A
"Saya berterima kasih, dengan kerja sama ini usaha kami jadi tetap hidup. Ada puluhan penyandang disabilitas yang tergantung pada usaha ini. Sejak pandemi memang penjualan menurun. Kami bersyukur, setelah membuat masker, face shield, dan APD, ada permintaan. Pembelian dari Intibios ini membuat kami bisa bernapas agak panjang," tutur Irma.
Menteri Perdagangan, M. Lutfi, yang hadir menyaksikan syukuran pembelian tersebut, mengatakan, sinergi Intibios Lab dengan UMKM seperti Mutiara Handicraft merupakan langkah tepat yang harus didukung. "Ini sebenarnya kekuatan Indonesia. Kita bekerja sama, bersatu untuk memotong mata rantai penularan Covid-19," kata Lutfi.
Intibios Lab merupakan jaringan laboratorium nasional yang fokus pada tes usap PCR, antigen, dan tes serologi yang bermanfaat dalam tes dan pelacakan (tracing) Covid-19. Jaringan ini digagas Enggartiasto bersama sejumlah pengusaha, dokter, dan tenaga kesehatan setelah mengetahui bahwa pada 2020 Indonesia masih kekurangan laboratorium tes sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO).
Baca juga: Marvel Studios Rilis Poster Ma Dong Seok Sebagai Gilgames di The Enternals
Saat ini, Intibios Lab telah memiliki 19 cabang di 10 kabupaten/kota dan sudah masuk dalam 742 laboratorium yang terdaftar di Kementerian Kesehatan. Untuk memudahkan masyarakat melakukan tes, Intibios Lab juga menyediakan layanan drive thru di cabang-cabang di Jakarta, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Batu, dan Surabaya.
Menteri Perdagangan, M. Lutfi, yang hadir menyaksikan syukuran pembelian tersebut, mengatakan, sinergi Intibios Lab dengan UMKM seperti Mutiara Handicraft merupakan langkah tepat yang harus didukung. "Ini sebenarnya kekuatan Indonesia. Kita bekerja sama, bersatu untuk memotong mata rantai penularan Covid-19," kata Lutfi.
Intibios Lab merupakan jaringan laboratorium nasional yang fokus pada tes usap PCR, antigen, dan tes serologi yang bermanfaat dalam tes dan pelacakan (tracing) Covid-19. Jaringan ini digagas Enggartiasto bersama sejumlah pengusaha, dokter, dan tenaga kesehatan setelah mengetahui bahwa pada 2020 Indonesia masih kekurangan laboratorium tes sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO).
Baca juga: Marvel Studios Rilis Poster Ma Dong Seok Sebagai Gilgames di The Enternals
Saat ini, Intibios Lab telah memiliki 19 cabang di 10 kabupaten/kota dan sudah masuk dalam 742 laboratorium yang terdaftar di Kementerian Kesehatan. Untuk memudahkan masyarakat melakukan tes, Intibios Lab juga menyediakan layanan drive thru di cabang-cabang di Jakarta, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Batu, dan Surabaya.
(nug)
Lihat Juga :