Aghniny Haque Tunjukkan Totalitas sebagai Perempuan Penyuka Sesama Jenis dalam Sianida
Kamis, 26 Agustus 2021 - 00:35 WIB
loading...
Aghniny Haque mendapat tantangan baru kala membintangi web series Sianida. Foto/Dok WeTV
A
A
A
JAKARTA - Aghniny Haque mendapat tantangan baru kala membintangi web series Sianida karya sineas Sridhar Jetty. Dalam series ini, ia berperan sebagai perempuan penyuka sesama jenis (lesbian) yang menjalin asmara dengan Amelia (Jihane Almira).
Menurut Aghniny, memerankan karakter lesbian terbilang berisiko dan mungkin bakal menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Makanya, ketika menerima tawaran tersebut, perempuan kelahiran Semarang pada 8 Maret 1997 ini amat memikirkan dan mempertimbangkan risiko serta plus-minus perannya kelak.
Baca Juga: Ikatan Cinta, Sinetron Terfavorit di Indonesian Digital Award 2021
"Aku mikirin nggak sekali dua kali juga. Aku perlu tanya ke manajemen, izin ke ibu aku, perlu ke psikolog juga, dan akhirnya aku berani mengambil peran ini. Bahkan ditakar dulu, kira-kira emosi dan (rasa) suka sesama jenis itu seperti apa agar waktu syuting nggak setengah-setengah ngasihnya," kata Aghniny dalam konferensi pers virtual Sianida , belum lama ini.
Untuk keperluan riset karakter, Aghniny mengaku banyak menonton film yang menampilkan peran mirip dengan yang ia mainkan. Selain itu, mantan atlet taekwondo ini juga banyak berdiskusi dan membedah skenario dengan pemain lain, terutama lawan mainnya, Jihane Almira.
"Untuk lebih meyakinkan diri sendiri, risetnya nggak main main. Aku sempat ngobrol ke psikolog untuk mendalami kejiwaan seorang lesbian dan juga banyakin nonton film yang mungkin perannya mirip-mirip dengan peran yang aku mainin," ucap alumni SMAN 9 Semarang itu.
Dalam kesempatan yang sama, Lesley Simpson selaku Country Head WeTV dan iflix Indonesia mengatakan, WeTV Original Sianida merupakan drama WeTV Original pertama bertema crime thriller. Alasan WeTV akhirnya menyajikan drama kriminal bernuansa cinta yang tak biasa menjadi serial pertama dengan genre ini adalah karena pihaknya melihat sebuah konten yang belum pernah ada sebelumnya, terutama di Indonesia.
Menurut Aghniny, memerankan karakter lesbian terbilang berisiko dan mungkin bakal menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Makanya, ketika menerima tawaran tersebut, perempuan kelahiran Semarang pada 8 Maret 1997 ini amat memikirkan dan mempertimbangkan risiko serta plus-minus perannya kelak.
Baca Juga: Ikatan Cinta, Sinetron Terfavorit di Indonesian Digital Award 2021
"Aku mikirin nggak sekali dua kali juga. Aku perlu tanya ke manajemen, izin ke ibu aku, perlu ke psikolog juga, dan akhirnya aku berani mengambil peran ini. Bahkan ditakar dulu, kira-kira emosi dan (rasa) suka sesama jenis itu seperti apa agar waktu syuting nggak setengah-setengah ngasihnya," kata Aghniny dalam konferensi pers virtual Sianida , belum lama ini.
Untuk keperluan riset karakter, Aghniny mengaku banyak menonton film yang menampilkan peran mirip dengan yang ia mainkan. Selain itu, mantan atlet taekwondo ini juga banyak berdiskusi dan membedah skenario dengan pemain lain, terutama lawan mainnya, Jihane Almira.
"Untuk lebih meyakinkan diri sendiri, risetnya nggak main main. Aku sempat ngobrol ke psikolog untuk mendalami kejiwaan seorang lesbian dan juga banyakin nonton film yang mungkin perannya mirip-mirip dengan peran yang aku mainin," ucap alumni SMAN 9 Semarang itu.
Dalam kesempatan yang sama, Lesley Simpson selaku Country Head WeTV dan iflix Indonesia mengatakan, WeTV Original Sianida merupakan drama WeTV Original pertama bertema crime thriller. Alasan WeTV akhirnya menyajikan drama kriminal bernuansa cinta yang tak biasa menjadi serial pertama dengan genre ini adalah karena pihaknya melihat sebuah konten yang belum pernah ada sebelumnya, terutama di Indonesia.
Lihat Juga :