Kena Covid-19 Parah Sama Rasanya Seperti Digigit Ular Berbisa
Selasa, 31 Agustus 2021 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
“Karena inhibitor sPLA2-IIA sudah ada, penelitian kami mendukung penggunaan inhibitor ini pada pasien dengan peningkatan kadar sPLA2-IIA untuk mengurangi, atau bahkan mencegah, kematian akibat Covid-19," lanjutnya.
Del Poeta mengungkapkan bahwa Chilton menghubungi Stony Brook untuk menganalisis sampel darah pada pasien Covid-19 untuk mempelajari enzim jenis racun ular.
Del Poeta dan timnya, yang dipimpin bersama olehnya dan asisten peneliti Jeehyun Karen You, mengumpulkan sampel plasma darah yang disimpan dan menganalisis grafik medis dari 127 pasien yang dirawat di Rumah Sakit Universitas Stony Brook antara Januari dan Juli 2020.
Baca Juga: Heboh Kebocoran Data eHAC, Kemenkes Lakukan Investigasi Lebih Lanjut
Koleksi 154 sampel pasien dari Stony Brook dan Banner University Medical Center di Tucson antara Januari dan November 2020 juga diperiksa. "Studi kami sangat tepat waktu mengingat bagaimana varian Delta berkontribusi terhadap peningkatan insiden Covid-19 dan tingkat rawat inap baik di AS maupun di seluruh dunia,” ungkap You.
Del Poeta mengungkapkan bahwa Chilton menghubungi Stony Brook untuk menganalisis sampel darah pada pasien Covid-19 untuk mempelajari enzim jenis racun ular.
Del Poeta dan timnya, yang dipimpin bersama olehnya dan asisten peneliti Jeehyun Karen You, mengumpulkan sampel plasma darah yang disimpan dan menganalisis grafik medis dari 127 pasien yang dirawat di Rumah Sakit Universitas Stony Brook antara Januari dan Juli 2020.
Baca Juga: Heboh Kebocoran Data eHAC, Kemenkes Lakukan Investigasi Lebih Lanjut
Koleksi 154 sampel pasien dari Stony Brook dan Banner University Medical Center di Tucson antara Januari dan November 2020 juga diperiksa. "Studi kami sangat tepat waktu mengingat bagaimana varian Delta berkontribusi terhadap peningkatan insiden Covid-19 dan tingkat rawat inap baik di AS maupun di seluruh dunia,” ungkap You.
(dra)
Lihat Juga :