Polusi Udara Dapat Menyebabkan Serangan Jantung, Waspada!
Selasa, 31 Agustus 2021 - 21:48 WIB
loading...
A
A
A
Sebanyak 1.582 serangan jantung di luar rumah sakit terjadi di wilayah penelitian selama 2019, dengan rata-rata insiden harian 0,3 kasus per 100.000 penduduk. Konsentrasi PM10, PM2.5, nitrogen dioksida, karbon monoksida, benzena, dan sulfur dioksida secara signifikan lebih tinggi pada hari-hari dengan kejadian serangan jantung di atas median, dibandingkan dengan hari-hari ketika kejadian di bawah median.
Dalam analisis awal, ozon menunjukkan tren yang berlawanan, berada pada konsentrasi yang jauh lebih tinggi pada periode insiden rendah. Para peneliti kemudian mengevaluasi hubungan antara konsentrasi (atau dosis) masing-masing polutan dan kemungkinan terjadinya serangan jantung di atas nilai median.
Setelah mengoreksi suhu rata-rata harian, hubungan dosis-respons ditunjukkan untuk semua polutan yang diuji, termasuk ozon, di mana peningkatan konsentrasi dikaitkan dengan kemungkinan serangan jantung yang lebih tinggi. Hubungan terbalik ditemukan untuk suhu, dengan kemungkinan serangan jantung meningkat saat suhu turun.
Baca Juga: Kena Covid-19 Parah Sama Rasanya Seperti Digigit Ular Berbisa
Dalam analisis awal, ozon menunjukkan tren yang berlawanan, berada pada konsentrasi yang jauh lebih tinggi pada periode insiden rendah. Para peneliti kemudian mengevaluasi hubungan antara konsentrasi (atau dosis) masing-masing polutan dan kemungkinan terjadinya serangan jantung di atas nilai median.
Setelah mengoreksi suhu rata-rata harian, hubungan dosis-respons ditunjukkan untuk semua polutan yang diuji, termasuk ozon, di mana peningkatan konsentrasi dikaitkan dengan kemungkinan serangan jantung yang lebih tinggi. Hubungan terbalik ditemukan untuk suhu, dengan kemungkinan serangan jantung meningkat saat suhu turun.
Baca Juga: Kena Covid-19 Parah Sama Rasanya Seperti Digigit Ular Berbisa
(dra)
Lihat Juga :