Pakar Kesehatan Imbau Masyarakat Tak Mudah Percaya terhadap Klaim Obat Covid-19

Kamis, 02 September 2021 - 08:44 WIB
loading...
Pakar Kesehatan Imbau...
Pakar Kesehatan Imbau Masyarakat Tak Mudah Percaya terhadap Klaim Obat Covid-19. Foto Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap obat-obatan yang diklaim dapat menyembuhkan Covid-19 . Sebab banyak sekali hoax terkait Covid-19 yang saat ini beredar.

Melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Kamis (2/9/2021), ia mengatakan bahwa pengembangan suatu obat baru selalu melalui tahapan berlapis dengan langkah-langkah ketat yang terjaga.

"Mulai dari tahap penelitian di laboratorium, penelitian ujicoba hewan untuk menilai keamanan dasar, lalu penelitian di manusia (Uji klinis) untuk memastikan obat tersebut aman dan efektif untuk manusia," tulis unggahan tersebut.

Lebih lanjut, setelah melewati rangkaian penelitian tersebut, suatu obat akan ditinjau oleh lembaga yang berwenang yaitu Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) sebelum diedarkan kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Isoman Vs Isoter, Mana yang Lebih Efektif Tangani Pasien Covid-19? Ini Kata Pakar Kesehatan

Alhasil masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati sebelum membeli obat yang diklaim bisa menyembuhkan Covid-19. Pastikan untuk mengecek mutu dan kualitas obat-obatan dengan melihat izin edar yang diterbitkan BPOM.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM Temukan 14 Kosmetik...
BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Ini Daftarnya!
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik...
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik Ilegal Naik 10 Kali Lipat pada 2026, Nilainya Tembus Rp35,8 Miliar
BPOM Terbitkan Aturan...
BPOM Terbitkan Aturan Baru Iklan Obat, Influencer Dilarang Promosi
BPOM di Surabaya Percepat...
BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services
Penguatan Manajemen...
Penguatan Manajemen Risiko Jadi Kunci Keamanan Industri Pangan
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Rekomendasi
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Berita Terkini
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya...
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya yang Tersisa, Kisah Keluarganya Diduga Jadi Korban Santet Bikin Syok!
Reza Arap Ungkap Momen...
Reza Arap Ungkap Momen Paling Berkesan Bersama Lula Lahfah saat Syuting Harusnya Horror
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 18 : Penyelidikan Wahyu Menemui Jalan Buntu
Reza Arap Bawa Buket...
Reza Arap Bawa Buket Bunga Matahari untuk Kenang Lula Lahfah di Rilis Film Harusnya Horror
Bebas Kaku dan Tetap...
Bebas Kaku dan Tetap Aktif Bergerak: Investasi Kesehatan Sendi Masa Depan Bersama Welmove
Infografis
RSDC Wisma Atlet Resmi...
RSDC Wisma Atlet Resmi Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved