Merespons Afghanistan, PB PMII Dorong Pemerintah Antisipasi Munculnya Gerakan Baru Terorisme di Indonesia
Jum'at, 03 September 2021 - 23:20 WIB
loading...
PB PMII menggelar webinar bertema Counter of The Taliban’s Ideology in Indonesia. Foto/Screenshot Muh Afit Khomsani
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyelenggarakan Foreign Policy Webinar Series-1 dengan tema "Counter of The Taliban’s Ideology in Indonesia".
Acara ini merupakan rangkaian webinar yang dilaksanakan oleh Bidang Hubungan Luar Negeri dan Jaringan Internasional PB PMII untuk mendiskusikan dan merespons isu-isu internasional. Kegiatan daring yang dihadiri oleh lebih dari 50 peserta ini diisi narasumber, yaitu Dina Yulianti selaku Direktur Indonesia Center for Middle East Studies dan Najih Arromadloni selaku Sekretaris I Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Muhammad Rafsanjani, Sekretaris Jenderal PB PMII, dalam sambutannya menyampaikan bahwa diskusi ini merupakan ikhtiar PB PMII untuk terus konsisten memberikan informasi yang komprehensif terkait isu dan perkembangan baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk yang terjadi di Afghanistan.
“Tujuan dari diskusi ini adalah PB PMII ingin menggali isu-isu terkait yang sedang berkembang di Afghanistan sehingga PB PMII mendapatkan pengetahuan yang utuh tentang dinamika politik di Afghanistan dan dampaknya bagi Indonesia. Diskusi ini juga menjadi dasar bagi PB PMII dalam menentukan sikap dan kebijakan dalam merespons politik dan keamanan di Afghanistan,” ungkap Rafsan, pada Rabu (1/9).
![Merespons Afghanistan, PB PMII Dorong Pemerintah Antisipasi Munculnya Gerakan Baru Terorisme di Indonesia]()
Foto: Screenshot Muh Afit Khomsani
Acara ini merupakan rangkaian webinar yang dilaksanakan oleh Bidang Hubungan Luar Negeri dan Jaringan Internasional PB PMII untuk mendiskusikan dan merespons isu-isu internasional. Kegiatan daring yang dihadiri oleh lebih dari 50 peserta ini diisi narasumber, yaitu Dina Yulianti selaku Direktur Indonesia Center for Middle East Studies dan Najih Arromadloni selaku Sekretaris I Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Muhammad Rafsanjani, Sekretaris Jenderal PB PMII, dalam sambutannya menyampaikan bahwa diskusi ini merupakan ikhtiar PB PMII untuk terus konsisten memberikan informasi yang komprehensif terkait isu dan perkembangan baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk yang terjadi di Afghanistan.
“Tujuan dari diskusi ini adalah PB PMII ingin menggali isu-isu terkait yang sedang berkembang di Afghanistan sehingga PB PMII mendapatkan pengetahuan yang utuh tentang dinamika politik di Afghanistan dan dampaknya bagi Indonesia. Diskusi ini juga menjadi dasar bagi PB PMII dalam menentukan sikap dan kebijakan dalam merespons politik dan keamanan di Afghanistan,” ungkap Rafsan, pada Rabu (1/9).

Foto: Screenshot Muh Afit Khomsani
Lihat Juga :