Merespons Afghanistan, PB PMII Dorong Pemerintah Antisipasi Munculnya Gerakan Baru Terorisme di Indonesia
Jum'at, 03 September 2021 - 23:20 WIB
loading...
A
A
A
Najih berharap bahwa Taliban saat ini bisa lebih moderat dan tidak menjadi homebase bagi simpatisan Mujahidin di seluruh dunia. Pemerintah juga harus terus melakukan diskusi dengan kelompok Taliban untuk mencari solusi atas krisis tersebut.
Padaakhir acara, Yanju Sahara selaku Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Jaringan Internasional PB PMII menjelaskan bahwa isu ini menjadi sangat krusial bagi Indonesia. Ia menegaskan bahwa PB PMII melalui bidang Hubungan Luar Negeri dan Jaringan Internasional akan terus responsif terhadap isu-isu global.
Spesifik pada isu Afghanistan, PB PMII mendorong pemerintah Indonesia untuk tetap terlibat aktif dalam menyelesaikan konflik di sana, dan pada saat yang sama harus terus melakukan langkah strategis untuk menghalau gerakan dan ideologi radikal yang berlawanan dengan Pancasila dan NKRI.
“Terorisme merupakan gerakan yang tidak dibenarkan dalam hal apa pun. Dalam hal ini PB PMII (berkomitmen) memberikan sumbangsih pemikiran bagi masyarakat Indonesia bahwa terorisme atas nama agama tidak dibenarkan keberadaannya. PB PMII siap bersama pemerintah menjadi garda terdepan dinamika pemikiran keagamaan di tingkat global, khususnya bagi pemuda.”
Muh Afit Khomsani
Pengurus Bidang Hubungan Luar Negeri dan Jaringan Internasional PB PMII
Padaakhir acara, Yanju Sahara selaku Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Jaringan Internasional PB PMII menjelaskan bahwa isu ini menjadi sangat krusial bagi Indonesia. Ia menegaskan bahwa PB PMII melalui bidang Hubungan Luar Negeri dan Jaringan Internasional akan terus responsif terhadap isu-isu global.
Spesifik pada isu Afghanistan, PB PMII mendorong pemerintah Indonesia untuk tetap terlibat aktif dalam menyelesaikan konflik di sana, dan pada saat yang sama harus terus melakukan langkah strategis untuk menghalau gerakan dan ideologi radikal yang berlawanan dengan Pancasila dan NKRI.
“Terorisme merupakan gerakan yang tidak dibenarkan dalam hal apa pun. Dalam hal ini PB PMII (berkomitmen) memberikan sumbangsih pemikiran bagi masyarakat Indonesia bahwa terorisme atas nama agama tidak dibenarkan keberadaannya. PB PMII siap bersama pemerintah menjadi garda terdepan dinamika pemikiran keagamaan di tingkat global, khususnya bagi pemuda.”
Muh Afit Khomsani
Pengurus Bidang Hubungan Luar Negeri dan Jaringan Internasional PB PMII
(ita)
Lihat Juga :