Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Sekolah Tatap Muka, Begini Saran IDI

Senin, 06 September 2021 - 15:10 WIB
loading...
Anak di Bawah 12 Tahun...
Anak di bawah 12 tahun diizinkan sekolah tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Foto Ilustrasi/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
JAKARTA - Anak berusia di bawah 12 tahun belum mendapat rekomendasi untuk disuntik vaksin Covid-19. Meski demikian, mereka diizinkan untuk sekolah tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang sama ketatnya.

Hingga saat ini pemerintah belum memperbolehkan anak di bawah 12 tahun menerima vaksin Covid-19. Hal itu pun diberlakukan di beberapa negara lain dengan alasan belum lengkapnya data keamanan vaksin untuk kelompok usia tersebut.

Baca Juga: Kesalahan Umum Perawatan Kulit dan Rambut Saat Hendak Berolahraga

Menjadi pertanyaan sekarang, apakah aman anak di bawah 12 tahun tetap sekolah tatap muka?

Dokter Spesialis Anak dan Magister Sains Psikologi Perkembangan Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si menerangkan, keamanan anak di bawah 12 tahun untuk sekolah tatap muka menjadi tanggung jawab orangtua, guru, maupun pihak lain yang bersinggungan dengan kegiatan sekolah tatap muka anak.

"Sebab, penularan bisa terjadi sejak si anak keluar rumah, sampai di sekolah, hingga si anak pulang kembali ke rumah," papar Prof. Soedjatmiko dalam webinar daring, belum lama ini.

Soal bagaimana semestinya anak di bawah 12 tahun menjalankan protokol kesehatan di sekolah, Prof. Soedjatmiko, yang juga bagian dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) maupun ITAGI menyatakan, caranya sama dengan mereka yang sudah divaksin.

"Jadi, si anak tetap harus pakai masker double yang menutupi mulut, hidung, pipi, hingga dagunya," terangnya.

Kemudian, jangan memberikan masker orang dewasa ke anak-anak. Apalagi si anak yang masih kelas 1 tubuhnya sangat kecil. Bisa-bisa nanti maskernya melorot atau kendur dan ini menjadi pintu masuk virus ke tubuh.

Soal masker double, usahakan si anak mengenakan masker medis sesuai usianya sebagai masker pertama. Setelah itu, dilapis lagi dengan masker kain yang kembali sesuai dengan ukuran wajahnya.

"Kalau mengandalkan masker kain saja yang tipis, bercak ludah bisa tembus, dan ini artinya virus tetap bisa masuk. Berbahaya sekali," terangnya.

Baca Juga: Bio Farma Kembangkan BioSaliva, Tes Covid-19 Kumur dengan Sensitivitas 95 Persen

Sebagai penekanan, Prof. Soedjatmiko menegaskan bahwa keselamatan anak bukan semata-mata tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga orangtua, guru itu sendiri, dan pengawas sekolah.

"Untuk itu, sangat disarankan kepada semua orangtua maupun guru, jika mengetahui anak atau ada murid yang tampak sakit, jangan dibiarkan keluar rumah. Anak yang sakit tidak boleh berangkat sekolah, begitu juga dengan guru yang sakit, jangan mengajar, karena ini meningkatkan risiko penularan penyakit," tandas Prof. Soedjatmiko.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Jerinx SID Curhat Ingin...
Jerinx SID Curhat Ingin Punya Anak di Usia 50 Tahun, Netizen Ramai Beri Dukungan
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Dewi Persik Bongkar...
Dewi Persik Bongkar Alasan Tak Tegur Aldi Taher Lewat WA soal Felice Gabriel
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Rekomendasi
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Berita Terkini
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Infografis
PWNU DIY Usul Aturan...
PWNU DIY Usul Aturan Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Pakai Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved