Sandiaga Uno Mampir ke Cirebon, Langsung Berburu Empal Gentong dan Sate Kambing
Kamis, 09 September 2021 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Sandi juga mengenakan batik Cirebon berwarna biru dengan motif yang khas. Sehingga semakin lengkap rasanya kulineran di Cirebon seraya melestarikan kearifan lokal.
Baca Juga: 20 Tempat Wisata Uji Coba Prokes dan Tunjukkan Bukti Vaksin, Kemenparekraf: Dilakukan Secara Gradual
Selain menggunakan kayu bakar dan gentong, empal gendong di warung H. Apud disajikan menggunakan kucai. Keberadaan empal gentong sendiri sudah ada sejak zaman dulu dan menjadi kuliner khas Kota Udang. Makanan ini mirip gulai (gule) dan dimasak menggunakan kayu bakar (pohon mangga) di dalam gentong (periuk tanah liat), sehingga rasa serta aromanya berbeda dan sangat lezat.
Daging yang digunakan adalah jeroan seperti usus, babat, dan daging sapi. Empal gentong berasal dari Kabupaten Cirebon. Makanan khas Cirebon lain masih ada lagi yaitu tahu gejrot dan docang.
Baca Juga: 20 Tempat Wisata Uji Coba Prokes dan Tunjukkan Bukti Vaksin, Kemenparekraf: Dilakukan Secara Gradual
Selain menggunakan kayu bakar dan gentong, empal gendong di warung H. Apud disajikan menggunakan kucai. Keberadaan empal gentong sendiri sudah ada sejak zaman dulu dan menjadi kuliner khas Kota Udang. Makanan ini mirip gulai (gule) dan dimasak menggunakan kayu bakar (pohon mangga) di dalam gentong (periuk tanah liat), sehingga rasa serta aromanya berbeda dan sangat lezat.
Daging yang digunakan adalah jeroan seperti usus, babat, dan daging sapi. Empal gentong berasal dari Kabupaten Cirebon. Makanan khas Cirebon lain masih ada lagi yaitu tahu gejrot dan docang.
(tsa)
Lihat Juga :