Ethnicity Wedding Expo Dalton Diharap Bisa Mendongkrak Ekonomi Makassar
Jum'at, 10 September 2021 - 18:46 WIB
loading...
Salah satu rangkaian kegiatan dalam acara pembukaan Ethnicity Wedding Expo Dalton Makassar, Jumat (10/9). Foto: SINDOnews/Marhawanti Sehe
A
A
A
MAKASSAR - Ethnicity Wedding Expo yang digagas Dalton Hotel resmi dibuka, Jumat (10/9). Kegiatan yang bertujuan mengakomodir kebutuhan calon pengantin sekaligus membantu pergerakan ekonomi di Kota Makassar ini akan berlangsung hingga Minggu (12/9).
Kegiatan dibuka Plh Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem didampingi CEO Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) Anggiat Sinaga, General Manager Dalton Hotel Junaidi Salam, General Manager Almadera Hotel Makmur, Corporate Director of Sales and Marketing PHI Ellen Tanti Martha Silaen, dan lain-lain.
Baca juga:Gelar Ethnicity Wedding Expo, Dalton Hotel Pastikan Disiplin Prokes
Ethnicity Wedding Expo itu melibatkan unit-unit hotel PHI, di antaranya Dalton Hotel , Almadera Hotel, The Rinra dan Claro Hotel. Tidak ketinggalan, 19 vendor turut serta dan menyiapkan berbagai penawaran istimewa bagi para calon mempelai.
Bagi yang melakukan transaksi selama tiga hari even berlangsung, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan, mulai dari diskon 10 hingga 20 persen dari vendor, cashback hingga 10 persen atau Rp4,5 juta, serta berkesempatan memenangkan tiket honeymoon PP ke Bali.
CEO PHI, Anggiat Sinaga mengungkapkan pihaknya konsisten menggelar event wedding expo karena banyaknya permintaan dari pelanggan. Tak hanya itu, keuntungan yang bisa mereka dapatkan melalui wedding expo juga lebih banyak. Tak hanya unit PHI, masing-masing vendor menyiapkan penawaran khusus.
Baca juga:Wedding Expo Dalton Siapkan Berbagai Penawaran untuk Calon Mempelai
"Customer selalu bertanya kapan lagi wedding expo. Karena kalau kami gelar, memberi nilai tambah. Pernikahan tak hanya sakral, tapi juga banyak biaya, jadi kami hadir meringankan keluarga dan calon pengantin," ungkap Anggiat.
Hadirnya wedding expo juga mengakomodir semua kebutuhan calon mempelai dalam satu tempat. Karena vendor yang terlibat cukup lengkap, mulai dari dekorasi hingga fotografi.
Harapannya, pelaksanaan wedding expo oleh PHI juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Kota Makassar yang sedang tertatih akibat pandemi Covid-19 . Hotel sebagai salah sektor yang paling terdampak harus terus berinovasi dan tetap hadir mengakomodir kebutuhan tamu.
Baca juga:Program Artchipelago dan Lucky Wheels di Phinisi Point Bertabur Hadiah
"Kita harap wedding expo ini memberikan kegembiraan kepada para keluarga dan calon mempelai. Semoga apa yang kami lakukan juga memberikan sesuatu yang berarti bagi ekonomi Makassar. Karena di sini ada pelaku kesenian, vendor, jadi ekonomi bisa bergerak," jelas Anggiat.
Plh Kadis Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem mengapresiasi pelaksanaan wedding expo di Dalton Hotel. Dia menilai, upaya PHI ini bisa menjadi pemicu agar pelaku usaha lain menggelar kegiatan ekonomi sehingga membangun optimisme di Makassar.
"Ini adalah inovasi dan menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Perlu diketahui bahwa pemerintah tidak melarang menggelar kegiatan, hanya membatasi. Wedding expo ini semoga menjadi trigger, hari ini kita bangun optimisme untuk Makassar," ungkap Roem.
Baca juga:Ekspansi, Pegadaian Galeri 24 Hadir di Jalan Boulevard Kota Makassar
Lebih jauh, dia menjelaskan, Kota Makassar sebagai pasar MICE sangat terdampak pandemi Covid-19. Rata-ata okupansi hotel tidak pernah menyentuh angka di atas 50 persen. Sehingga perlu ada upaya khusus untuk menutupi pasar MICE tersebut.
"Posisi okupansi kita tidak pernah 50 persen, saat ini diisi kegiatan government saja, jadi pemerintah minta kegiatan seperti wedding digelar di hotel," pungkas Roem.
Kegiatan dibuka Plh Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem didampingi CEO Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) Anggiat Sinaga, General Manager Dalton Hotel Junaidi Salam, General Manager Almadera Hotel Makmur, Corporate Director of Sales and Marketing PHI Ellen Tanti Martha Silaen, dan lain-lain.
Baca juga:Gelar Ethnicity Wedding Expo, Dalton Hotel Pastikan Disiplin Prokes
Ethnicity Wedding Expo itu melibatkan unit-unit hotel PHI, di antaranya Dalton Hotel , Almadera Hotel, The Rinra dan Claro Hotel. Tidak ketinggalan, 19 vendor turut serta dan menyiapkan berbagai penawaran istimewa bagi para calon mempelai.
Bagi yang melakukan transaksi selama tiga hari even berlangsung, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan, mulai dari diskon 10 hingga 20 persen dari vendor, cashback hingga 10 persen atau Rp4,5 juta, serta berkesempatan memenangkan tiket honeymoon PP ke Bali.
CEO PHI, Anggiat Sinaga mengungkapkan pihaknya konsisten menggelar event wedding expo karena banyaknya permintaan dari pelanggan. Tak hanya itu, keuntungan yang bisa mereka dapatkan melalui wedding expo juga lebih banyak. Tak hanya unit PHI, masing-masing vendor menyiapkan penawaran khusus.
Baca juga:Wedding Expo Dalton Siapkan Berbagai Penawaran untuk Calon Mempelai
"Customer selalu bertanya kapan lagi wedding expo. Karena kalau kami gelar, memberi nilai tambah. Pernikahan tak hanya sakral, tapi juga banyak biaya, jadi kami hadir meringankan keluarga dan calon pengantin," ungkap Anggiat.
Hadirnya wedding expo juga mengakomodir semua kebutuhan calon mempelai dalam satu tempat. Karena vendor yang terlibat cukup lengkap, mulai dari dekorasi hingga fotografi.
Harapannya, pelaksanaan wedding expo oleh PHI juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Kota Makassar yang sedang tertatih akibat pandemi Covid-19 . Hotel sebagai salah sektor yang paling terdampak harus terus berinovasi dan tetap hadir mengakomodir kebutuhan tamu.
Baca juga:Program Artchipelago dan Lucky Wheels di Phinisi Point Bertabur Hadiah
"Kita harap wedding expo ini memberikan kegembiraan kepada para keluarga dan calon mempelai. Semoga apa yang kami lakukan juga memberikan sesuatu yang berarti bagi ekonomi Makassar. Karena di sini ada pelaku kesenian, vendor, jadi ekonomi bisa bergerak," jelas Anggiat.
Plh Kadis Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem mengapresiasi pelaksanaan wedding expo di Dalton Hotel. Dia menilai, upaya PHI ini bisa menjadi pemicu agar pelaku usaha lain menggelar kegiatan ekonomi sehingga membangun optimisme di Makassar.
"Ini adalah inovasi dan menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Perlu diketahui bahwa pemerintah tidak melarang menggelar kegiatan, hanya membatasi. Wedding expo ini semoga menjadi trigger, hari ini kita bangun optimisme untuk Makassar," ungkap Roem.
Baca juga:Ekspansi, Pegadaian Galeri 24 Hadir di Jalan Boulevard Kota Makassar
Lebih jauh, dia menjelaskan, Kota Makassar sebagai pasar MICE sangat terdampak pandemi Covid-19. Rata-ata okupansi hotel tidak pernah menyentuh angka di atas 50 persen. Sehingga perlu ada upaya khusus untuk menutupi pasar MICE tersebut.
"Posisi okupansi kita tidak pernah 50 persen, saat ini diisi kegiatan government saja, jadi pemerintah minta kegiatan seperti wedding digelar di hotel," pungkas Roem.
(luq)
Lihat Juga :