Ketahuilah Lima Jenis dan Gejala Kecemasan Berikut Ini
Senin, 01 Juni 2020 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
5. Kecemasan Umum
Kecemasan ini ditandai oleh kekhawatiran berlebihan tentang dua atau lebih aspek kehidupan. Misalnya keuangan dan interaksi sosial. Kekhawatiran yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan, bermasalah dengan fokus, lekas marah, dan susah tidur. Kekhawatiran yang terus terjadi selama lebih dari enam bulan dan merusak kualitas hidup dapat berubah menjadi gangguan kecemasan umum.
Setelah mengetahui jenis gangguan kecemasan, berikut gejala yang bisa dialami sebagian orang menurut Shannon O'Neill, Asisten Profesor Psikiatri di Mount Sinai West.
1. Kesulitan mentolerir ketidakpastian atau hal yang tidak diketahui.
2. Perenungan tentang masa depan.
3. Kekakuan kognitif atau ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan situasi baru.
4. Kebutuhan akan kendali.
Gejala tersebut dapat bermanifestasi menjadi masalah lebih lanjut, seperti:
1. Kesulitan mengendalikan kekhawatiran.
2. Ketidakmampuan untuk merasakan ketenangan.
3. Merasa tegang.
4. Masalah gastrointestinal.
5. Kelelahan.
6. Insomnia atau masalah tidur.
7. Pikiran obsesif.
8. Perilaku ritual untuk meredakan gejala kecemasan.
9. Menghindari aktivitas sehari-hari.
Jika Anda merasa memiliki gangguan kecemasan, pertimbangkan keputusan untuk mencari bantuan dari ahli kesehatan mental berlisensi seperti terapis, psikiater, atau psikolog. Selain itu, kondisi kesehatan dan riwayat medis Anda beserta keluarga adalah hal yang penting karena gangguan kecemasan sering dipengaruhi oleh genetika atau lingkungan keluarga Anda. (Deslita Krissanta Sibuea)
Kecemasan ini ditandai oleh kekhawatiran berlebihan tentang dua atau lebih aspek kehidupan. Misalnya keuangan dan interaksi sosial. Kekhawatiran yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan, bermasalah dengan fokus, lekas marah, dan susah tidur. Kekhawatiran yang terus terjadi selama lebih dari enam bulan dan merusak kualitas hidup dapat berubah menjadi gangguan kecemasan umum.
Setelah mengetahui jenis gangguan kecemasan, berikut gejala yang bisa dialami sebagian orang menurut Shannon O'Neill, Asisten Profesor Psikiatri di Mount Sinai West.
1. Kesulitan mentolerir ketidakpastian atau hal yang tidak diketahui.
2. Perenungan tentang masa depan.
3. Kekakuan kognitif atau ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan situasi baru.
4. Kebutuhan akan kendali.
Gejala tersebut dapat bermanifestasi menjadi masalah lebih lanjut, seperti:
1. Kesulitan mengendalikan kekhawatiran.
2. Ketidakmampuan untuk merasakan ketenangan.
3. Merasa tegang.
4. Masalah gastrointestinal.
5. Kelelahan.
6. Insomnia atau masalah tidur.
7. Pikiran obsesif.
8. Perilaku ritual untuk meredakan gejala kecemasan.
9. Menghindari aktivitas sehari-hari.
Jika Anda merasa memiliki gangguan kecemasan, pertimbangkan keputusan untuk mencari bantuan dari ahli kesehatan mental berlisensi seperti terapis, psikiater, atau psikolog. Selain itu, kondisi kesehatan dan riwayat medis Anda beserta keluarga adalah hal yang penting karena gangguan kecemasan sering dipengaruhi oleh genetika atau lingkungan keluarga Anda. (Deslita Krissanta Sibuea)
(msd)
Lihat Juga :