Peran Perempuan dan Kaum Ibu Sangat Besar dalam Antisipasi Hoaks
Selasa, 21 September 2021 - 00:11 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Widyawati, Kemenkes terus meningkatkan literasi digital khususnya informasi kesehatan dengan daerah melalui pemerintah daerah. Puskesmas dinilai menjadi garda terdepan sumber informasi bagi masyarakat. Melalui kader-kader di sejumlah daerah melakukan penyuluhan terkait program kesehatan pemerintah.
Dalam webinar yang sama, Certified Positive Discipline Parent Educator & Positive Parenting Influencer, Damar Wijayanti memiliki cara tersendiri untuk memanfaatkan digitaliasi dalam keluarga di masa pandemi ini. Terlebih seluruh aktivitas khusunya bagi anak dilakukan melalui internet.
Baca juga: Canggih! TV Anywhere PLAYBOX Bisa Diakses 5 Gadget Sekaligus, Ini Caranya!
Damar mengatakan, orang tua dan anak harus memiliki batasan dalam menggunakan internet. Anak harus dilibatkan sejauh mana batasan yang boleh atau tidak selama mengakses internet.
"Batasan yang paling gedenya yang enggak boleh dilanggar itu kita (orang tua) cari. Misalnya untuk anak 3 tahun rekomendasi dari WHO itu screentime berapa lama. Misalnya 2 jam, itu kita perlu tetapkan dulu. Dalam satu hari kamu (anak) boleh 2,5 atau 3 jam. Dua jam sudah digunakan untuk belajar online, setengah jam lagi kamu mau gunakan untuk apa? Sehingga anak merasa dilibatkan dalam keputusan ini," paparnya.
Dalam webinar yang sama, Certified Positive Discipline Parent Educator & Positive Parenting Influencer, Damar Wijayanti memiliki cara tersendiri untuk memanfaatkan digitaliasi dalam keluarga di masa pandemi ini. Terlebih seluruh aktivitas khusunya bagi anak dilakukan melalui internet.
Baca juga: Canggih! TV Anywhere PLAYBOX Bisa Diakses 5 Gadget Sekaligus, Ini Caranya!
Damar mengatakan, orang tua dan anak harus memiliki batasan dalam menggunakan internet. Anak harus dilibatkan sejauh mana batasan yang boleh atau tidak selama mengakses internet.
"Batasan yang paling gedenya yang enggak boleh dilanggar itu kita (orang tua) cari. Misalnya untuk anak 3 tahun rekomendasi dari WHO itu screentime berapa lama. Misalnya 2 jam, itu kita perlu tetapkan dulu. Dalam satu hari kamu (anak) boleh 2,5 atau 3 jam. Dua jam sudah digunakan untuk belajar online, setengah jam lagi kamu mau gunakan untuk apa? Sehingga anak merasa dilibatkan dalam keputusan ini," paparnya.
Lihat Juga :