Tidak Hasilkan TAR, Produk Tembakau Alternatif Diklaim Lebih Rendah Risiko
Rabu, 22 September 2021 - 03:04 WIB
loading...
Saat ini, masih banyak persepsi yang menyebutkan bahwa produk tembakau alternatif sama berbahayanya dengan rokok konvensional bagi kesehatan. / Foto: ilustrasi/LA Times
A
A
A
JAKARTA - Saat ini, masih banyak persepsi yang menyebutkan bahwa produk tembakau alternatif sama berbahayanya dengan rokok konvensional bagi kesehatan. Dan tidak sedikit yang menyebutkan jika produk tembakau alternatif lebih berisiko.
Berbeda dengan rokok konvensional, produk tembakau alternatif tidak membakar tembakau sehingga tidak menghasilkan TAR maupun karbon monoksida, dua elemen yang paling berbahaya dari asap rokok.
"Tidak diragukan lagi, berhenti merokok. Jika berhenti merokok, Anda secara dramatis menurunkan risiko," kata Kurtis A. Campbell, MD, ahli onkologi bedah bersertifikat di Mercy Medical Center, Baltimore seperti dikutip Yahoo Life, Selasa, 21 September 2021.
Cara bekerja produk tembakau alternatif adalah dengan memanaskan tembakau untuk menghasilkan nikotin. Nikotin sendiri, meskipun bersifat adiktif, tetapi pada dasarnya bukan penyebab utama berbagai penyakit terkait merokok.
Baca juga: Bangkitkan Perfilman Tanah Air, Angga Dwimas Sasongko Berharap Dukungan Pemerintah
Berbeda dengan rokok konvensional, produk tembakau alternatif tidak membakar tembakau sehingga tidak menghasilkan TAR maupun karbon monoksida, dua elemen yang paling berbahaya dari asap rokok.
"Tidak diragukan lagi, berhenti merokok. Jika berhenti merokok, Anda secara dramatis menurunkan risiko," kata Kurtis A. Campbell, MD, ahli onkologi bedah bersertifikat di Mercy Medical Center, Baltimore seperti dikutip Yahoo Life, Selasa, 21 September 2021.
Cara bekerja produk tembakau alternatif adalah dengan memanaskan tembakau untuk menghasilkan nikotin. Nikotin sendiri, meskipun bersifat adiktif, tetapi pada dasarnya bukan penyebab utama berbagai penyakit terkait merokok.
Baca juga: Bangkitkan Perfilman Tanah Air, Angga Dwimas Sasongko Berharap Dukungan Pemerintah
Lihat Juga :