Teken WEP, Unilever Indonesia Tegaskan Komitmen Kesetaraan Gender
Selasa, 21 April 2020 - 22:25 WIB
loading...
A
A
A
Unilever Indonesia juga percaya bahwa suara perempuan layak didengar dan diperhitungkan. Untuk itu, Unilever global bersama UN Women dan pemimpin industri lain tergabung dalam “Unstereotype Alliance” yang bertujuan mengubah stereotip dan bias gender dalam menggambarkan sosok perempuan, menggunakan media iklan.
“Kami percaya perempuan memiliki aspirasi yang patut didengar dan sudah seharusnya memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki. Untuk itu, Unilever Indonesia, baik secara korporasi maupun melalui brand-brand kami, mendukung penuh hal tersebut dengan cara melakukan serangkaian program yang telah dan akan terus dijalankan,” Hemant menambahkan.
Sejak 2009, Unilever secara global telah berkomitmen untuk menjadi perusahaan dengan kesetaraan gender. Baik perempuan maupun laki-laki memiliki kesempatan yang sama dalam menggapai peluang karier, sehingga mereka pun diperlakukan secara sejajar. Sebagai salah satu bukti, pada akhir 2019, 44,1% dari jajaran direktur Unilever Indonesia terdiri atas karyawan perempuan dan 40,7% dari jajaran manager juga ditempati oleh karyawan perempuan.
Unilever Indonesia juga menjadi tempat yang ramah bagi perempuan untuk bekerja dengan menyediakan berbagai fasilitas dan program seperti daycare, ruang laktasi, dan cuti melahirkan selama 4 bulan. Sementara bagi karyawan pria, perusahaan memberikan paternity leave selama 3 minggu agar mereka bisa turut membantu istri dalam merawat buah hati yang baru lahir.
Untuk peluang mengembangkan diri, Unilever Indonesia salah satunya memiliki program Women in Engineering Leadership Fellowship (WULF) untuk mendukung perempuan Indonesia berkarier di bidang teknik, yang selama ini masih didominasi oleh laki-laki.
“Kami percaya perempuan memiliki aspirasi yang patut didengar dan sudah seharusnya memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki. Untuk itu, Unilever Indonesia, baik secara korporasi maupun melalui brand-brand kami, mendukung penuh hal tersebut dengan cara melakukan serangkaian program yang telah dan akan terus dijalankan,” Hemant menambahkan.
Sejak 2009, Unilever secara global telah berkomitmen untuk menjadi perusahaan dengan kesetaraan gender. Baik perempuan maupun laki-laki memiliki kesempatan yang sama dalam menggapai peluang karier, sehingga mereka pun diperlakukan secara sejajar. Sebagai salah satu bukti, pada akhir 2019, 44,1% dari jajaran direktur Unilever Indonesia terdiri atas karyawan perempuan dan 40,7% dari jajaran manager juga ditempati oleh karyawan perempuan.
Unilever Indonesia juga menjadi tempat yang ramah bagi perempuan untuk bekerja dengan menyediakan berbagai fasilitas dan program seperti daycare, ruang laktasi, dan cuti melahirkan selama 4 bulan. Sementara bagi karyawan pria, perusahaan memberikan paternity leave selama 3 minggu agar mereka bisa turut membantu istri dalam merawat buah hati yang baru lahir.
Untuk peluang mengembangkan diri, Unilever Indonesia salah satunya memiliki program Women in Engineering Leadership Fellowship (WULF) untuk mendukung perempuan Indonesia berkarier di bidang teknik, yang selama ini masih didominasi oleh laki-laki.
(tsa)
Lihat Juga :