Ucup Akhirnya Kembali dan Berjumpa dengan Kania di Tunas Sakti di Sinetron Kuraih Bintang

loading...
Ucup Akhirnya Kembali dan Berjumpa dengan Kania di Tunas Sakti di Sinetron Kuraih Bintang
Sinetron Kuraih Bintang menjadi salah satu tontonan favorit karena memiliki jalan cerita yang menarik, memotivasi dan menginspirasi. / Foto: ist
JAKARTA - Sinetron Kuraih Bintang menjadi salah satu tontonan favorit karena memiliki jalan cerita yang menarik, memotivasi dan menginspirasi lewat kisah seorang anak bernama Ucup yang berjuang untuk mewujudkan mimpinya menjadi atlet bulutangkis juara dunia. Kisah seru perjuangan Ucup dapat selalu disaksikan setiap hari, pukul 19.30 WIB.

Angkot Ucup melaju seiring dengan ijin Ucup ke H. Zamroni untuk memakamkan Dadang terlebih dahulu. Malam harinya, Ucup tidak sengaja mendengar bahwa rumah mereka sudah digadaikan Cicih kepada H. Zamroni untuk pengobatan Dadang. Ucup pun ikhlas. Cicih berencana mencari pekerjaan, Jaya menawarkan untuk bekerja di Jakarta.

Ucup ke makam Dadang dan pamitan untuk pergi ke Jakarta. Sementara di Tunas Sakti sudah dimulai proses pelatihan fisik yang dilakukan Marsha dan Chandra. Ucup perjalanan ke Jakarta dengan menumpang mobil H Zamroni yang menuju ke Jakarta.

Pak Bagas memberikan teknik jump smash kepada para siswa Tunas Sakti, diperagakan dengan professional. Pak Bagas mendapatkan informasi bahwa kontingen Tunas Sakti yang bertanding di Singapura perjalanan pulang.



Baca juga: Populerkan Pop Dangdut di Era 1980-an, Bagaimana Kehidupan Heidy Diana saat Ini?

Kontingen dari Singapura tiba, salah satunya adalah Kania, cewek cantik yang terlihat anggun dan sedikit sombong. Bagas menelpon Jaya untuk menanyakan kondisi Ucup apakah akan kembali ke Tunas Sakti, Jaya mengatakan bahwa Ucup pasti akan kembali ke Tunas Sakti untuk melanjutkan proses karantina.

Marsha mengajarkan pada Leni dan Ochi teknik netting for hand/netting sruduk, untuk lebih detailnya Marsha mengajak mereka untuk segera bergabung di lapangan. Kania mau mengundurkan diri dari Tunas Sakti kepada Pak Bagas, didengar oleh Leni dan Ochi. Topan mengajak berkenalan Kania dengan cara yang sombong, tapi ditolak oleh Kania. Hal ini membuat Topan semakin penasaran dan memiliki target harus bisa menundukkan Kania.

Sesampai di Gang Mawar, Rani yang terkejut melihat Jaya yang dikira sudah meninggal, sempat pingsan. Jaya menolong dan membuat Yanti cemburu. Melalui Marsha, Kania disuruh berpindah kamar ke junior. Jaya memberikan kaos bulutangkis kepada Ucup, pada saat Ucup sedang bingung dengan rencana ke depan Ibunya yang akan pindah ke Jakarta, Jaya meyakinkan Ucup untuk konsentrasi di Tunas Sakti.

Pak Bagas dengan tegas menolak permintaan Kania. Kania kabur dari Tunas Sakti berpapasan dengan Ucup di pintu gerbang.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top