Tantangan Pasutri Menjaga Keharmonisan Hubungan dan Membentuk Watak Baik Anak
Rabu, 29 September 2021 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain dipicu faktor ekonomi, penyebab perceraian lebih banyak disebabkan kondisi ketidakharmonisan pada pasangan.
Indra menyebut, pandemi merupakan miniatur dari masa pensiun seseorang. Namun, masa pensiun ini tidak dipersiapkan secara baik oleh kebanyakan orang. Akibatnya, masa pensiun bukan menjadi masa untuk menikmati hidup, tapi malah sebaliknya.
“Karena tidak mempersiapkan sebelum pensiun, akhirnya suami istri tidak dapat mengantisipasi intensitas berhubungan 24 jam. Karena ketemu setiap saat, kebayang nggak pasangan kita suka main hp, sumbu pendek sedikit-sedikit marah, tukang makan, tukang ngatur, bahkan omongannya tajam. Kesimpulannya, kita ini nggak mengenal siapa suami kita, siapa istri kita. Jadi sekian lama hidup dalam pernikahan, tapi tidak saling mengenal karakter,” papar Indra.
Sementara itu, pada talkshow sesi kedua di event yang sama, Executive Director & Youth Researcher, Youth Laboratory Indonesia, PT Kreasi Pemuda Indonesia Muhammad Faisal mengatakan, wanita memiliki peran penting dalam menyiapkan anak-anaknya sebagai generasi pejuang.
Hal ini penting dilakukan karena dengan segala dinamika persaingan di dunia luar, anak-anak harus memiliki kecakapan untuk menghadapi kehidupan yang penuh tantangan di masa sekarang dan yang akan datang.
Indra menyebut, pandemi merupakan miniatur dari masa pensiun seseorang. Namun, masa pensiun ini tidak dipersiapkan secara baik oleh kebanyakan orang. Akibatnya, masa pensiun bukan menjadi masa untuk menikmati hidup, tapi malah sebaliknya.
“Karena tidak mempersiapkan sebelum pensiun, akhirnya suami istri tidak dapat mengantisipasi intensitas berhubungan 24 jam. Karena ketemu setiap saat, kebayang nggak pasangan kita suka main hp, sumbu pendek sedikit-sedikit marah, tukang makan, tukang ngatur, bahkan omongannya tajam. Kesimpulannya, kita ini nggak mengenal siapa suami kita, siapa istri kita. Jadi sekian lama hidup dalam pernikahan, tapi tidak saling mengenal karakter,” papar Indra.
Sementara itu, pada talkshow sesi kedua di event yang sama, Executive Director & Youth Researcher, Youth Laboratory Indonesia, PT Kreasi Pemuda Indonesia Muhammad Faisal mengatakan, wanita memiliki peran penting dalam menyiapkan anak-anaknya sebagai generasi pejuang.
Hal ini penting dilakukan karena dengan segala dinamika persaingan di dunia luar, anak-anak harus memiliki kecakapan untuk menghadapi kehidupan yang penuh tantangan di masa sekarang dan yang akan datang.
Lihat Juga :