Gangguan Saluran Cerna Tanda Gejala Alergi pada Anak, Deteksi agar si Kecil Tumbuh Optimal
Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:41 WIB
loading...
Gangguan di saluran cerna menjadi gejala alergi paling tinggi, dengan persentase 50%-60% berupa konstipasi. Foto Ilustrasi/Freepik
A
A
A
JAKARTA - Angka kejadian alergi makanan pada anak di Indonesia, khususnya alergi susu sapi (ASS), terus meningkat. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat angka kejadian ASS 2%-7,5% dengan kasus tertinggi terjadi pada usia awal kehidupan anak.
Gejala alergi umumnya bermanifestasi pada saluran pernapasan, kulit, dan saluran cerna. Gangguan di saluran cerna menjadi gejala alergi paling tinggi, dengan persentase 50%-60% berupa konstipasi.
Menurut Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi dr. Frieda Handayani Sp.A (K), saluran cerna pada anak masih rentan, antara lain karena organ saluran cerna belum berfungsi sempurna. Karena itu, saluran cerna sering kali mengalami gangguan seperti konstipasi.
Baca Juga: Mantap! Indeks Pemulihan Covid-19 Indonesia Terbaik di ASEAN
Selain itu, gangguan saluran cerna pada anak juga bisa menjadi manifestasi adanya alergi, seperti alergi susu sapi.
Gejala alergi umumnya bermanifestasi pada saluran pernapasan, kulit, dan saluran cerna. Gangguan di saluran cerna menjadi gejala alergi paling tinggi, dengan persentase 50%-60% berupa konstipasi.
Menurut Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi dr. Frieda Handayani Sp.A (K), saluran cerna pada anak masih rentan, antara lain karena organ saluran cerna belum berfungsi sempurna. Karena itu, saluran cerna sering kali mengalami gangguan seperti konstipasi.
Baca Juga: Mantap! Indeks Pemulihan Covid-19 Indonesia Terbaik di ASEAN
Selain itu, gangguan saluran cerna pada anak juga bisa menjadi manifestasi adanya alergi, seperti alergi susu sapi.
Lihat Juga :