Viral! Sempat Tak Suka Habib Rizieq, Wanita Ini Sekarang Jadi Mualaf
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 06:15 WIB
loading...
A
A
A
Setelah 1 minggu Hera mencari tahu tentang Islam, ia bertemu temannya seorang muslim dan menanyakan seputar Islam. Saat bertemu dengan temannya, Hera mulai mulai tercerahkan.
Hanya saja saat itu Hera belum meyakini apakah Islam adalah agama yang tepat, karena ia merupakan penganut Kristen yang taat. Dalam keseharian, Hera mulai memperbaiki diri untuk mengenal Islam lebih dekat lagi.
Ia mulai belajar sholat dan ingin bersyahadat meski masih ragu.
Hingga akhirnya Hera bertemu dengan kekasihnya dan saat itu ia memantapkan hatinya untuk menjadi mualaf. Hera bersyahadat dibimbing oleh kekasihnya. Meski sudah menjadi seorang muslim, ia masih menyembunyikan keyakinannya terbarunya dari keluarga. Sebab ia tahu, keluarganya akan menentang.
Baca Juga: Viral! Jurnalis Australia Jadi Mualaf Usai Merasa Tenang Dengar Azan
"Saya ke masjid setiap waktu sholat, bawa mukena dan iqra di tas, tanpa sepengetahuan ibu," ujar Hera.
Perlahan Hera mulai memberanikan diri untuk mengakui, bahwa ia sudah mualaf. Benar saja, keluarganya langsung menentang dan memanggil saudaranya yang pendeta untuk berdebat. Hera juga membicarakan tentang tauhid dan hidayah.
Hanya saja saat itu Hera belum meyakini apakah Islam adalah agama yang tepat, karena ia merupakan penganut Kristen yang taat. Dalam keseharian, Hera mulai memperbaiki diri untuk mengenal Islam lebih dekat lagi.
Ia mulai belajar sholat dan ingin bersyahadat meski masih ragu.
Hingga akhirnya Hera bertemu dengan kekasihnya dan saat itu ia memantapkan hatinya untuk menjadi mualaf. Hera bersyahadat dibimbing oleh kekasihnya. Meski sudah menjadi seorang muslim, ia masih menyembunyikan keyakinannya terbarunya dari keluarga. Sebab ia tahu, keluarganya akan menentang.
Baca Juga: Viral! Jurnalis Australia Jadi Mualaf Usai Merasa Tenang Dengar Azan
"Saya ke masjid setiap waktu sholat, bawa mukena dan iqra di tas, tanpa sepengetahuan ibu," ujar Hera.
Perlahan Hera mulai memberanikan diri untuk mengakui, bahwa ia sudah mualaf. Benar saja, keluarganya langsung menentang dan memanggil saudaranya yang pendeta untuk berdebat. Hera juga membicarakan tentang tauhid dan hidayah.
Lihat Juga :