Hindari Gelombang Ketiga Covid-19, Prof. Zubairi: Jangan Undang Variannya
Kamis, 21 Oktober 2021 - 06:28 WIB
loading...
A
A
A
Prof. Zubairi menjelaskan, misalnya seseorang yang terinfeksi Covid-19 memiliki antibodi. Kalau tanpa gejala (OTG) maka antibodinya bisa selama satu bulan. Tapi kalau agak serius sakitnya maka bisa sampai 6 bulan antibodinya.
"Ada virus baru, hanya butuh dua minggu sudah dapat tembus. Nah, varian baru yang dari Amerika bisa melakukannya," lanjut Prof. Zubairi.
Saat ini Amerika sudah ada 173 juta lebih orang yang divaksinasi secara penuh yakni dua kali. Dari 173 juta orang yang divaksinasi ini ternyata ada 20 ribu lebih yang sakit dan masuk rumah sakit. Sementara yang meninggal dunia masih 5 ribu lebih.
Baca juga: Profil Rachel Vennya, Selebgram yang Kabur dari Karantina
"Tetapi dibandingkan dengan orang yang belum vaksinasi, angkanya masih lebih rendah. Tapi dengan adanya varian baru, kinerja vaksin menjadi tidak efektif bisa saja terjadi. Sehingga jangan terlalu percaya diri," tuntasnya.
"Ada virus baru, hanya butuh dua minggu sudah dapat tembus. Nah, varian baru yang dari Amerika bisa melakukannya," lanjut Prof. Zubairi.
Saat ini Amerika sudah ada 173 juta lebih orang yang divaksinasi secara penuh yakni dua kali. Dari 173 juta orang yang divaksinasi ini ternyata ada 20 ribu lebih yang sakit dan masuk rumah sakit. Sementara yang meninggal dunia masih 5 ribu lebih.
Baca juga: Profil Rachel Vennya, Selebgram yang Kabur dari Karantina
"Tetapi dibandingkan dengan orang yang belum vaksinasi, angkanya masih lebih rendah. Tapi dengan adanya varian baru, kinerja vaksin menjadi tidak efektif bisa saja terjadi. Sehingga jangan terlalu percaya diri," tuntasnya.
(nug)
Lihat Juga :